Dewan Pendidikan Bangkalan Soroti Rekomendasi Terabaikan

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Rahmat Rifadin

28 Agt 2025 10:30

Thumbnail Dewan Pendidikan Bangkalan Soroti Rekomendasi Terabaikan
Dewan Pendidikan Bangkalan saat melakukan monitoring kesalah satu sekolah (Foto.Ismail HS/Ketik)

KETIK, BANGKALAN – Menjelang berakhirnya masa jabatan pada Desember 2025, Keberadaan Dewan Pendidikan Kabupaten Bangkalan kembali menuai perdebatan.

Mahmudi Ibnu Hotib salah seorang anggotanya mengungkapkan bahwa sebagian besar rekomendasi lembaga tersebut justru tidak dijalankan pemerintah daerah.

Ia menuturkan, pada 2021 Dewan Pendidikan sempat aktif menyampaikan sejumlah rekomendasi, mulai dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP), jam masuk sekolah, hingga evaluasi pembelajaran. Namun setelah itu, banyak masukan yang tidak ditindaklanjuti.

“Kalau rekomendasi tidak pernah dilaksanakan, lebih baik Dewan Pendidikan ini tidak ada sekalian,” ucapnya. Kamis 28 Agustus 2025.

Baca Juga:
LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Selain persoalan tersebut, ia juga menyoroti lemahnya peran internal. Dari total sebelas anggota, hanya sebagian kecil yang dinilai benar-benar menjalankan fungsi dengan turun langsung ke lapangan.

“Yang aktif bisa dihitung dengan jari. Maka wajar jika masyarakat menilai Dewan Pendidikan tidak bekerja maksimal. Tapi secara pribadi saya tetap menjalankan fungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Menurutnya, penilaian terhadap kinerja Dewan Pendidikan tidak seharusnya hanya melihat satu sisi. Pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, juga perlu lebih serius mengawal sektor pendidikan.

“Kalau dianggap hanya membebani anggaran dan tidak memberi manfaat, pembubaran bisa saja jadi pilihan. Tapi sebelum itu harus ada evaluasi menyeluruh, termasuk bagaimana keseriusan pemerintah dalam mengawasi pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga:
Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Satu Anak Luka-Luka

Ia juga menyinggung rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bangkalan yang seharusnya menjadi prioritas bersama. Menurutnya, banyak rekomendasi Dewan Pendidikan yang berkaitan dengan IPM, angka putus sekolah, hingga pelayanan kesehatan, namun tidak pernah digubris.

“IPM kita masih rendah, kasus anak putus sekolah masih banyak. Padahal rekomendasi sudah ada, tapi pemerintah tidak menindaklanjutinya. Maka jangan salah kalau muncul anggapan Dewan Pendidikan tidak bermanfaat,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bassam–Helmi Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2025, Presiden Prabowo Dijadwalkan Membuka Acara

Baca Selanjutnya

DPRD Kota Bekasi Pastikan TKK Tak Lolos Seleksi Akan Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Tags:

Dp Bangkalan diujung tanduk

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

16 April 2026 21:38

LKK PCNU Bangkalan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sepulu, Warga Antusias Ikut Skrining

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

16 April 2026 18:38

Puluhan Saksi Diperiksa KPK di Bangkalan, Kasus Hibah Jatim Terus Didalami

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

15 April 2026 19:16

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend