Desak Bawaslu Pacitan, GMNI Dukung Pengawasan Ketat Pilkada 2024

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

26 Nov 2024 13:56

Thumbnail Desak Bawaslu Pacitan, GMNI Dukung Pengawasan Ketat Pilkada 2024
Ketua Bawaslu Pacitan, Syamsul Arifin (memegang megaphone) saat bersitegang dengan GMNI dalam gelaran aksi, Selasa, 26 November 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Puluhan Mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pacitan menggelar demonstrasi terbuka di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Pacitan, pada Selasa, 26 November 2024.

Dalam orasinya, Ketua GMNI Pacitan, Muhammad Tonis Dzikrullah menyampaikan kepercayaannya kepada Bawaslu.

"Kami sangat percaya kepada Bawaslu Pacitan, kami disini ingin memberikan support dan dukungan kepada Bawaslu Pacitan untuk mengawal demokrasi di Pacitan berjalan dengan bersih dan baik," tegas Tonis.

Tonis menyampaikan dalam orasinya. Pihaknya datang untuk memastikan semua proses dan isu dan yang liar berkembang di masyarakat bisa didengar Bawaslu.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Jangan sampai, Bawaslu Pacitan kendor dalam melakukan pengawasan, kalau sampai ada yang menciderai demokrasi, kami pastikan GMNI adalah garda terdepan yang akan melawan tindakan itu," sambungnya.

Menurut alasannya, ada indikasi Bawaslu melemah dalam pengawasan dan penindakan. Oleh karenanya pihaknya akan terus kawal dan pantau.

Menanggapi itu, Bawaslu Pacitan menyambut demonstrasi mahasiswa GMNI tersebut dengan terbuka. Pun langsung memberikan tanggapan atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa GMNI.

"Kami dan adik adik GMNI mempunyai semangat yang sama, kita akan tegas mengawal demokrasi Pacitan ini, namun tentunya ada regulasi dan undang - undang yang harus kita patuhi. Ada mekanisme-mekanisme yang harus kita patuhi sesuai dengan undang - undang yang berlaku, kami semua terbuka, namun demikian untuk data - data yang masuk data yang dikecualikan, jadi tidak serta merta bisa kita sampaikan ke publik," jawab tegas Ketua Bawaslu Pacitan, Syamsul Arifin.   

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Tak selang lama, para mahasiswa seusai menyampaikan pernyataan sikap dan orasinya, diajak berdiskusi di ruang pertemuan Bawaslu Pacitan.

Foto Suasana aksi di depan Kantor Bawaslu Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Suasana aksi di depan Kantor Bawaslu Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Dalam dialog tersebut, Ketua Bawaslu Pacitan menyampaikan, bahwa semua isu - isu yang beredar di media tak luput dari pengawasan Bawaslu.

"Seluruh isu dan berita yang beredar di media, tak lepas dari pengawasan kami. Ada proses penelusuran dan penggalian informasi, dan apabila itu memenuhi syarat formil dan materiil, maka akan dijadikan temuan," jelas Syamsul.

Beberapa kasus Bawaslu tangani, akan dikaji dengan Tim Penegakan Hukum Terpadu (GAKKUMDU) yang terdiri dari unsur Bawaslu Pacitan, Kejaksaan Negeri Pacitan, dan Polres Pacitan. "Mekanisme - mekanisme tersebut harus kita penuhi sesuai dengan regulasi yang berlaku," tegas Syamsul. 

Terkait beberapa isu dan berita pelanggaran yang menjadi bola liar di masyarakat, Syamsul menjelaskan bahwa semua masih dalam proses penelusuran.

"Kita tidak serta merta bisa melakukan penindakan, ada mekanisme penelusuran informasi. Jadi informasi - informasi tersebut menjadi informasi awal. Jadi proses itu harus kita hormati, karena itu bagian dari taat kepada undang - undang," tegas Syamsul.

Menanggapi hal tersebut, Tonis mengaku masih menaruh kepercayaan besar terhadap Bawaslu.

"Kami percaya kepada Bawaslu, kami berharap Bawaslu jangan kendor lakukan pengawasan. Tak usah pandang bulu, kalau memang ada pelanggaran, Bawaslu tegas lakukan tindakan," tegas Tonis.

Mengakhiri diskusi, Syamsul berpesan agar GMNI terus mengawal Bawaslu.

"Kami berharap rekan - rekan terus awasi kami, sampaikan segala aspirasi anda semua. Kami terbuka terhadap aspirasi dan kritik dari anda semua, kami sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya sudah membersamai, mengontrol dan memback up Bawaslu," tegas Syamsul.

Baca Sebelumnya

Indosat Luncurkan Program 'Sampah Jadi Pulsa' di Unsri: Berdayakan Lingkungan dan Digitalisasi Kampus

Baca Selanjutnya

Tim Nakes Mobile Disiapkan Dinkes Kota Malang untuk Antisipasi Masalah Kesehatan Petugas di TPS

Tags:

pacitan #Pilkada2024 Bawaslu Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

19 April 2026 18:43

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend