Deadline! Surabaya Harus Rampungkan Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Hanya dalam Satu Bulan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

1 Okt 2025 09:40

Thumbnail Deadline! Surabaya Harus Rampungkan Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi Hanya dalam Satu Bulan
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kader Surabaya Hebat (KSH) menghadapi tantangan besar merampungkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk seluruh warga Surabaya hanya dalam kurun waktu satu bulan, yakni mulai 1 hingga 31 Oktober 2025.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menargetkan seluruh proses pendataan bisa selesai tuntas di bulan Oktober ini. Target ambisius tersebut bukan tanpa alasan, karena Surabaya ditunjuk sebagai kota percontohan nasional dalam pemutakhiran data.

“Oktober ini selesai. Karena kita dibuat percontohan nasional,” tegas Eri, Selasa 30 September 2025.

Pekerjaan ini bukan sekadar pendataan rutin. Pemutakhiran DTSEN menuntut akurasi tinggi karena akan menjadi dasar seluruh kebijakan, mulai dari penyaluran bantuan sosial, subsidi, hingga perencanaan pembangunan jangka panjang.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, M. Fikser, menyebutkan DTSEN adalah langkah strategis agar pemerintah memiliki satu sumber data tunggal yang kredibel.

“DTSEN adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokkannya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” kata Fikser.

Menurutnya, data yang valid menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tepat sasaran. Tanpa pembaruan, kondisi keluarga yang dinamis berisiko memunculkan masalah, seperti salah sasaran bantuan (inclusion error dan exclusion error).

“Tanpa data terbaru, bantuan sosial akan berisiko salah sasaran. Ini adalah upaya kami meminimalisir inclusion error dan exclusion error,” jelasnya.
Meski pemkot optimistis, pekerjaan besar ini tetap menimbulkan pertanyaan bisakah pendataan seluruh Surabaya rampung dalam waktu hanya satu bulan, tanpa mengorbankan kualitas dan kredibilitas data?

Jika berhasil, Surabaya akan membuktikan diri sebagai kota yang mampu menjaga keseimbangan antara kecepatan dan akurasi. Namun jika tidak, target ambisius ini bisa menjadi bumerang yang mengurangi kepercayaan publik terhadap data pemerintah.

Bagi warga, yang paling penting bukan sekadar cepat, melainkan kepastian bahwa data mereka benar-benar tercatat secara akurat karena dari situlah arah bantuan, subsidi, hingga pembangunan kota ditentukan. (*)

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi
Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal
Baca Sebelumnya

Wali Kota Eri Pastikan Santri Korban Ponpes Al Khoziny Dirawat Intensif di RSUD Soewandhie

Baca Selanjutnya

Sumenep Diguncang Gempa Tengah Malam! 3 Warga Luka-Luka, 30 Rumah Rusak

Tags:

Pemkot Surabaya Dtsen data Surabaya data tunggal Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi target Pemkot Surabaya M. Fikser

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar