KETIK, JAKARTA – Perjalanan politik Adde Rosi Khoerunnisa tidak dibangun dalam waktu singkat. Sebelum dikenal sebagai anggota DPR RI dan dipercaya menjadi Bendahara Fraksi Partai Golkar di MPR RI, Adde Rosi telah melalui perjalanan panjang di dunia organisasi, politik daerah, hingga parlemen nasional.

Rekam jejak tersebut kembali disorot melalui unggahan akun Instagram @golkarpedia yang menampilkan perjalanan karier dan aktivitas organisasi Adde Rosi. Infografik itu menggambarkan kiprahnya sejak aktif dalam kegiatan kepemudaan hingga menduduki posisi strategis di lembaga legislatif. 

Adde Rosi lahir di Sumedang, Jawa Barat, pada 30 Oktober 1983. Salah satu pengalaman awal yang turut membentuk perjalanan organisasinya adalah ketika ia menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Bandung pada 2000.

Pengalaman tersebut kemudian berlanjut dengan keterlibatannya dalam organisasi Purna Paskibra Provinsi Banten. Di luar kegiatan kepemudaan, Adde Rosi juga aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan, antara lain Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Palang Merah Indonesia (PMI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), serta organisasi yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak. 

Meniti Karier Politik dari Daerah

Baca Juga:
Golkar Lebak Bagikan 10.000 Masker kepada Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Keterlibatan Adde Rosi dalam politik Partai Golkar dimulai sejak 2010. Ia tercatat pernah menjadi Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Serang dan aktif dalam Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Sebelum melangkah ke tingkat nasional, Adde Rosi lebih dahulu menjalani proses politik di daerah. Pada periode 2009-2014, ia menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Serang.

Kariernya kemudian berlanjut ke DPRD Provinsi Banten. Ia dipercaya menjadi Sekretaris Komisi V pada periode 2014-2016, sebelum menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten hingga 2019. 

Jejak tersebut menjadi modal ketika Adde Rosi melangkah ke panggung politik nasional.

Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten I dengan perolehan 72.641 suara. Pada periode tersebut, Adde Rosi menjalankan tugas sebagai anggota Komisi III DPR RI. 

Lima tahun kemudian, ia kembali memperoleh kepercayaan masyarakat untuk duduk di DPR RI periode 2024-2029. Berdasarkan profil resmi MPR RI, Adde Rosi tercatat sebagai anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk masa jabatan 2024-2029. 

Dipercaya sebagai Bendahara Fraksi Golkar di MPR

Perjalanan panjang tersebut kemudian mengantarkan Adde Rosi ke posisi strategis di MPR RI. Pada periode 2024-2029, ia dipercaya sebagai Bendahara Fraksi Partai Golkar MPR RI.

Posisi tersebut menempatkannya dalam jajaran pimpinan Fraksi Partai Golkar MPR RI bersama Melchias Markus Mekeng sebagai ketua dan Ferdiansyah sebagai sekretaris. 

Sebagai bendahara fraksi, Adde Rosi tidak hanya menjalankan fungsi administratif organisasi. Ia juga tercatat terlibat dalam berbagai agenda kelembagaan MPR RI, termasuk pembahasan isu pendidikan, pengelolaan anggaran, hak konstitusional warga negara, hingga isu sosial kemasyarakatan.

Dalam sejumlah kegiatan Fraksi Partai Golkar MPR RI, Adde Rosi juga terlibat dalam pembahasan mengenai penguatan pendidikan Pancasila dan pemenuhan hak konstitusional masyarakat. 

Rekam jejak tersebut memperlihatkan pola perjalanan politik Adde Rosi yang dimulai dari organisasi dan parlemen daerah sebelum berlanjut ke tingkat nasional.

Bagi Adde Rosi, pengalaman di berbagai ruang organisasi menjadi bagian dari proses membangun kapasitas sekaligus memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Dari seorang anggota Paskibraka di usia muda, aktivitas sosial dan organisasi, kemudian menjadi legislator di tingkat kota dan provinsi, hingga kini berada di parlemen nasional, perjalanan Adde Rosi menunjukkan bagaimana pengalaman politik dapat dibangun secara bertahap melalui proses yang panjang.

Kini, di tengah periode keduanya sebagai anggota DPR RI, Adde Rosi tidak hanya membawa mandat sebagai wakil rakyat dari Banten I, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai bagian dari struktur Fraksi Partai Golkar di MPR RI. (*)

Sumber: Instagram @golkarpedia, profil resmi MPR RI, dan dokumentasi terkait.