KETIK, MALANG – RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang terus mendorong efisiensi penggunaan air melalui inovasi pemanfaatan air reject Reverse Osmosis (RO).

Inovasi tersebut berawal dari adanya air reject RO yang sebelumnya terbuang dari unit HD Malahayati dan HD Cut Nyak Dien RSSA. Air tersebut merupakan hasil proses pemurnian air RO yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hemodialisis.

Sebelumnya, air reject RO belum dimanfaatkan secara optimal karena belum terdapat petugas yang secara khusus bertanggung jawab dalam pengelolaannya. RSSA kemudian melakukan inovasi dengan memasang jaringan baru untuk menyalurkan dan memanfaatkan kembali air reject RO.

Air hasil reject tersebut kini digunakan untuk berbagai kebutuhan nonkonsumsi di lingkungan rumah sakit, khususnya untuk kebutuhan di lingkup Instalasi Penyehatan Lingkungan.

Pemanfaatan kembali air reject RO ini tidak hanya mengurangi pemborosan air, tetapi juga membantu RSSA menekan penggunaan air baku dari PDAM. Inovasi tersebut berpotensi menghasilkan efisiensi biaya hingga sekitar Rp19,7 juta per bulan.

Baca Juga:
Tekan Gangguan Produksi ASI, RSSA Malang Kembangkan Inovasi STIPRO

Baca Juga:
RSSA Malang Digitalisasi Pemesanan Linen Operasi melalui Inovasi PAK MOLINO