KETIK, MALANG – ‎Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus Open House di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Srigonco, Kabupaten Malang, Jumat, 31 Juli 202. 

‎Didampingi Bupati Malang Sanusi dan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Khofifah juga mengapresiasi fasilitas yang tersedia di SRT. Mulai dari ruang kelas, asrama, aula, kantin hingga sarana olahraga yang dinilai mampu menunjang proses belajar mengajar secara optimal. 

‎Gubernur Jawa Timur Khofifah menekankan pentingnya membangun karakter, kedisiplinan, dan kualitas pendidikan sebagai bekal masa depan para siswa.

‎"Kedisiplinannya anak-anak dibangun dengan baik. Sekolahnya diisi kurikulum yang baik. Fisik anak-anak juga disiapkan melalui lapangan olahraga yang baik. Aula, kantin, asrama hingga kelas-kelasnya luar biasa. Mudah-mudahan anak-anak semua menjadi anak-anak hebat yang juga luar biasa," ujar Khofifah.

‎Khofifah juga mengajak seluruh wali murid untuk terus mendoakan putra-putrinya agar mampu belajar dengan baik, sehat, disiplin, berkarakter dan berakhlak karimah.

‎Ia berharap para siswa kelak mampu meraih cita-cita, mengangkat derajat keluarga, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Malang, Jawa Timur hingga Indonesia.

‎Ia juga mengingatkan pesan Menteri Sosial agar pelaksanaan MPLS berlangsung ramah anak tanpa adanya praktik perundungan.

‎"MPLS ini tidak boleh ada perundungan, tidak boleh ada bullying," tegasnya di hadapan para siswa.

‎Sementara itu, Bupati Malang, Sanusi menyebut hari pertama sekolah menjadi awal bagi para siswa untuk mewujudkan mimpi, sekaligus menjadi harapan bagi orang tua dan negara dalam memberikan pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

‎"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial atas hadirnya Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas nasional untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan," ucapnya.

‎Abah Sanusi sapaan akrabnya juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memperjuangkan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Srigonco.

‎Ia mengungkapkan lokasi sekolah tersebut sebelumnya masih berupa lahan semak, bebatuan, dan perkebunan tebu sebelum akhirnya dipilih menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi untuk wilayah Malang Selatan.

‎"Ini salah satu terobosan Bapak Presiden untuk menghadirkan sekolah berkualitas bagi semua anak bangsa, mengatasi anak tidak sekolah, dan membantu anak-anak yang selama ini belum mampu mengakses pendidikan," terangnya. (*)

Baca Juga:
Aktivitas Greenfields Dievaluasi, Polres Malang Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan Tetap Terjaga
Baca Juga:
Geger! Wanita Misterius Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang Kabupaten Malang, Identitas Masih Jadi Teka-teki