Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

16 Apr 2026 15:33

Thumbnail Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Fathur Rozi saat di wawancarai beberapa waktu yang lalu (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan dengan menempatkan akurasi data sebagai pijakan utama dalam merumuskan kebijakan.

Langkah tersebut menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026 yang membahas pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan bahwa tren penurunan angka kemiskinan sepanjang tahun 2025 patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan pada tahun 2026 masih cukup besar sehingga diperlukan langkah yang lebih terarah dan terintegrasi.

Berdasarkan estimasi sementara, tingkat kemiskinan di Bondowoso masih berada di kisaran 12,2 persen. Angka tersebut masih bersifat sementara karena pemerintah daerah masih menunggu rilis resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga:
Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Fathur Rozi menjelaskan bahwa DTSEN menjadi basis penting dalam berbagai program penanggulangan kemiskinan. Data tersebut merupakan hasil integrasi dari tiga sumber utama, yaitu TKS, Regsosek, dan P3KE, sehingga validitasnya harus benar-benar terjaga.

“Keakuratan data menjadi sangat penting agar setiap program yang dijalankan pemerintah benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya pada Kamis, 16 April 2026.

Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan proses ground checking atau verifikasi lapangan guna memastikan data yang dihimpun sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Verifikasi ini dinilai krusial untuk meminimalkan kesalahan data sekaligus meningkatkan efektivitas program bantuan.

Lebih lanjut, Fathur Rozi menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat agar upaya tersebut berjalan optimal.

Baca Juga:
Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

“Penanganan kemiskinan harus dilakukan secara kolaboratif. Semua pihak harus bergerak bersama untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah juga merumuskan tiga fokus strategi untuk mempercepat penurunan kemiskinan. Pertama, menekan beban pengeluaran masyarakat melalui program bantuan sosial dan berbagai subsidi.

Kedua, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi dan pemberdayaan usaha. Ketiga, mengurangi kantong kemiskinan dengan memperluas akses infrastruktur seperti pembangunan jalan, jaringan irigasi, serta konektivitas komunikasi.

Dengan penguatan basis data yang lebih akurat serta dukungan kerja sama lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis upaya penurunan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Baca Selanjutnya

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Tags:

#SekdaBondowoso #FathurRozi #BondowosoBerkah #InfoBondowoso BeritaBondowoso

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H