KETIK, MALANG – Dapur produksi tempe yang terletak di Jalan Joyo Taman Rejo, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang hangus terbakar pada Jumat dini hari, 25 September 2026. Kobaran api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. 

Diketahui, laporan kejadian pertama kali diterima oleh UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang sekitar pukul 03.20 WIB yang dilaporkan langsung oleh pemilik usaha bernama Sutikno. Menanggapi laporan tersebut, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam berikut enam personel dibantu unsur pendukung tim medis. 

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan mengatakan, personel tiba di lokasi pada pukul 03.37 WIB dan langsung melakukan penanganan cepat. Proses pemadaman fokus menyasar titik api utama di area dapur produksi, yang kemudian berlanjut dengan pembasahan agar tidak ada sisa titik api tersembunyi. 

"Tim segera melokalisir titik api, agar tidak merambat ke bangunan sekitar. Kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa," jelasnya kepada Ketik.com.

Sebanyak 4.000 liter air dihabiskan untuk menjinakkan si jago merah. Berkat respon cepat petugas, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu 45 menit. 

Baca Juga:
Kepala SMPN 18 Kota Malang Diberhentikan, Buntut Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

"Dari hasil asesmen, kebakaran hanya menghanguskan area dapur atau ruang produksi tempe seluas kurang lebih 40 meter persegi. Api tidak sampai merambat ke rumah pemilik maupun bangunan sekitar," terangnya. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, akibat terbakarnya dapur produksi tempe tersebut, kerugian materi yang dialami pemilik ditaksir mencapai Rp35 juta. 

"Untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun dugaan sementara, mengarah adanya kelalaian saat proses perebusan kedelai," tandasnya.(*)

Baca Juga:
UIN Malang Hadiri National Day Arab Saudi, Perkuat Jejaring Kemitraan Internasional