Cucun Ahmad Syamsurijal: Mitigasi dan Teknologi Kebencanaan Sangat Penting

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

19 Sep 2024 22:07

Thumbnail Cucun Ahmad Syamsurijal: Mitigasi dan Teknologi Kebencanaan Sangat Penting
Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau lokasi gempa bumi di Kertasari, Kamis (29/9/24).(Foto:Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau lokasi gempa bumi di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Kamis (29/9/2024).

Dalam kunjungannya, Cucun yang didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna, anggota DPRD Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor dan Asep Syamsudin, menyampaikan keprihatinannya atas musibah gempa yang menimpa warga Kertasari.

Cucun berkeiling ke beberapa lokasi terdampak, mulai dari rumah warga, SDN Lebaksari Cibeureum, Puskesmas Kertasari hingga Kantor Kecamatan Kertasari yang mengalami kerusakan parah. 

Tak lupa, Anggota DPR RI dari Dapil Jabar 2 itu menyerahkan ratusan paket bantuan kemanusiaan bagi para korban, terutama warga terdampak yang tinggal di pengungsian sementara. 

Baca Juga:
Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI itu juga sempat menemui dan berdialog dengan warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan dan menempati beberapa tenda darurat di Lapangan Desa Cibeureum hingga di depan Puskesmas Kertasari yang nyaris ambruk dan tersisa puing-puing. 

"Kita tidak bisa memprediksi semua yang terjadi, sehingga mitigasi dan teknologi sangat penting," ujar Cucun kepada awak media usai melakukan peninjauan di Kertasari, Kamis (19/9/2024). 

Cucun berjanji untuk segera mengajukan anggaran tanggap darurat kepada Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan dan Kepala BNPB.

"Saya sudah telepon Dirjen Keuangan dan Kementerian untuk penanganan-penanganan cepat," ungkap pria yang akrab disapa Kang Haji Cucun ini. 

Baca Juga:
Ikuti Forum Reboan Kemendagri, Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Isu Belanja Pegawai-KDMP

Ia pun menggarisbawahi tanggung jawab pemerintah dalam memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat gempa, seperti puskesmas dan sekolah. Cucun mengingatkan penanganan harus menggunakan teknologi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

"Saya juga sebelum ke sini, izin dulu ke Ketum PKB Gus Muhaimin. Beliau menitipkan salam untuk masyarakat Kabupaten Bandung. PKB akan selalu hadir memberikan solusi bagi bangsa," ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut, Cucun juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan seluruh jajaran Forkopimda yang dinilai telah melakukan langkah-langkah cepat dan tepat, dalam proses penanganan musibah gempa bumi di Kertasari dan Pangalengan. 

"Saya mengapresiasi langkah Bupati Dadang Supriatna yang gerak cepat sejak hari pertama kejadian gempa bumi. Beliau turun langsung bahkan menginap di Kertasari untuk memberikan dukungan dan empati bagi  masyarakat terdampak," ujar Cucun. 

Menurutnya langkah 'gercep' Bupati Bandung itu pantas diapresiasi semua pihak. Sebab, tak sedikit pemimpin yang bahkan enggan menunjukkan batang hidungnya ketika masyarakatnya tertimpa musibah. 

Bupati Dadang Supriatna, kata Cucun, justru berlaku sebaliknya. Ia mengaku terkesan karena bupati yang akrab disapa Kang DS itu turun langsung untuk hadir di tengah-tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan akibat tertimpa musibah gempa bumi. 

Dengan turun langsung ke lokasi bencana, bahkan menginap bersama warga korban gempa, lanjut Kang Haji Cucun, Bupati Bandung maupun Forkopimda Kabupaten Bandung dapat mengetahui langsung apa sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga langkah-langkah konkret pun dapat langsung diambil saat itu juga. 

Hal ini, kata Cucun, dibuktikan Bupati Dadang Supriatna dengan mengambil langkah cepat terutama dalam menyediakan makanan bagi para pengungsi ketika dapur umum belum didirikan di lokasi bencana. 

Begitu pun dengan ketersediaan kebutuhan utama lainnya seperti tenda darurat, kebutuhan air bersih, air minum, selimut, hingga kebutuhan bayi dan perempuan. Bahkan, kata Cucun, Kang DS dengan cepat telah mendata jumlah rumah rusak di Kertasari dan Pangalengan. 

"Kehadiran Pak Dadang Supriatna yang turun langsung melihat apa yang dibutuhkan masyarakat, bahkan menginap di lokasi gempa ini sangat luar biasa. Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pak Bupati kepada masyarakatnya," ungkap Kang Haji Cucun. 

Kang Haji Cucun memuji Kang DS sebagai sosok pemimpin merakyat dan pandai menempatkan posisi serta kapasitasnya. 

"Memang itu yang harus dilakukan. Kita harus tahu kapan menjadi pejabat dan kapan harus hadir di tengah masyarakat," tegasnya.

Selain ingin meninjau langsung dampak kerusakan gempa bumi, Cucun sengaja hadir ke Kertasari untuk memberikan support dan dukungan moril secara langsung kepada masyarakat Kertasari khususnya kepada warga yang terpaksa tinggal di pengungsian. 

"Saya juga hadir untuk melihat apa yang bisa dilakukan dan kami bantu dalam penanganan bencana ini. Tadi saya koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk mendorong penanganan-penanganan cepat. Apalagi saya sendiri 'lahir' dari daerah pemilihan Kabupaten Bandung. Masyarakat Kertasari juga warga saya," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Unggul 98% di Polling Online Pilbup Malang, Bapaslon Salaf Tak Jumawa

Baca Selanjutnya

Tulus hingga JKT 48 Bakal Hadir di Live Arena Festival 2024, Surabaya Siap-Siap Bergetar!

Tags:

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau lokasi gempa bumi di Kertasari Kamis (29/9/24).

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H