Cuaca Ekstrem Melanda, BNPB Catat Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Daerah

Jurnalis: Athaya Khaisyah Azira
Editor: Fiqih Arfani

3 Okt 2025 22:26

Thumbnail Cuaca Ekstrem Melanda, BNPB Catat Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Daerah
Kerusakan pada rumah warga yang terdampak angin kencang di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis, 2 Oktober 2025 (Foto: BPBD Kabupaten Bogor)

KETIK, SURABAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) mengenai rangkuman hasil pemantauan bencana periode 2 Oktober 2025 hingga hari ini, Jumat, 3 Oktober 2025.

Kejadian bencana yang pertama yakni angin kencang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Bogor pada Kamis, (2/10) pukul 09.30 WIB.

Pascaangin kencang, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, khususnya di Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, setidaknya 16 jiwa terdampak bencana angin kencang. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun sebanyak dua unit rumah mengalami kerusakan ringan, satu rumah mengalami rusak sedang.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor juga melakukan asesmen di lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan berbagai pemerintah kecamatan dan desa setempat. 

Kejadian bencana yang kedua yakni banjir di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, tepatnya di Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, pada Kamis (2/10) pukul 15.00 WIT. Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi, akibatnya, air naik dan banjir tidak dapat dihindari.

Berdasarkan data yang diterima oleh BNPB dilaporkan sebanyak 43 kepala keluarga terdampak akibat kejadian ini dan tercatat 43 unit rumah serta satu fasilitas pendidikan terdampak. Sebagai upaya tanggap darurat, BPBD Kabupaten Pulau Morotai langsung melakukan asesmen dan kaji cepat di lokasi terdampak guna mencegah risiko lanjutan.

Kejadian bencana yang terakhir yakni hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada Kamis (2/10), pukul 16.00 WIB. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Peristiwa ini juga menyebabkan banjir dengan tinggi muka air 20-100 cm yang merendam tiga desa yaitu Desa Air Paoh, Desa Tanjung Baru, Desa Tanjung Kemala dan tujuh kelurahan yaitu Kelurahan Sukaraja, Kemelak Bindung Langit, Sekar Jaya, Baturaja Permai, Pasar Baru, Sukajadi, dan Kemalaraja yang berada di Kecamatan Baturaja Timur.

BNPB melaporkan sebanyak  280 kepala keluarga terdampak akibat kejadian ini, untuk kerugian materil tercatat sebanyak 280 rumah, tiga fasilitas pendidikan dan satu fasilitas umum terdampak.

Personel BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan pasca-bencana, langkah cepat ini bertujuan memastikan keselamatan warga serta meminimalkan dampak lanjutan.

Masyarakat di seluruh wilayah rawan bencana diimbau selalu waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana lainnya. Tetap mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BNPB, siapkan perlengkapan darurat, dan segera laporkan jika terjadi kejadian bencana.

"Jangan mendekati pohon tumbang, bangunan yang retak, atau wilayah terdampak banjir, serta bantu sesama warga dengan tetap menjaga keselamatan diri," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Abdul Muhari.

Baca Sebelumnya

BMKG: Musim Hujan 2025/2026 Bisa Lebih Panjang dari Biasanya

Baca Selanjutnya

Gasak Uang Tetangga Rp80 Juta! Takut Ditangkap, Adam Malik Pilih Terjun ke Sungai

Tags:

bencana alam cuaca ekstrem banjir Angin kencang BNBP

Berita lainnya oleh Athaya Khaisyah Azira

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

4 Januari 2026 15:01

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

1 Januari 2026 23:01

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

1 Januari 2026 11:01

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

1 Januari 2026 10:02

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

31 Desember 2025 23:01

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

31 Desember 2025 11:32

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar