Cuaca Ekstrem, 1138,61 Hektar Sawah Terendam Banjir di Jatim

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

20 Des 2024 06:25

Headline

Thumbnail Cuaca Ekstrem, 1138,61 Hektar Sawah Terendam Banjir di Jatim
Petani di Sidoarjo panen padi di tengah cuaca ekstrem, Kamis, 19 Desember 2024. (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dinas Pertanian Jawa Timur menerima laporan sebanyak 1138,61 hektar sawah terendam banjir di sejumlah daerah.

Intensitas curah hujan tinggi jadi penyebabnya. Itu juga membuat lahan persawahan padi puso (gagal panen) 47,40 hektare di Jatim akibat terendam banjir.

"Hujan yang intensitasnya tinggi memang terjadi di bulan Desember ini jadi banyak lahan persawahan ini terendam banjir, seperti di Mojokerto, Jombang dan beberapa daerah lainnya," ucap Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Jatim, Heru Suseno, Kamis 19 Desember 2024.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, kondisi banjir pada Desember terluas di Kabupaten Jombang. Yang terkena dampak 838 hektare, Sidoarjo 96 hektare dan puso 6 hektare. Kabupaten Mojokerto terkena 60,51 hektare dan puso 1 hektare, Kota Mojokerto terkena 41,90 hektare dan puso 40,40 Hektare, Ngawi terkena 22 hektare.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Sedangkan untuk banjir mulai Januari - 13 Desember total luas terkena 15842,02 hektare dengan puso 1331,65 hektare. Banjir terluas di Kabupaten Bojonegoro seluas 4119,50 hektare dan puso 186 hektare, kabupaten Sampang 2312,9 hektare dan puso 6 hektare.

"Puso akibat banjir terluas di kabupaten Lamongan dengan luas terkena 978,80 hektare dan puso 398,30 hektare," kata Heru.

Melihat kondisi ini Dinas Petanian Jatim menyiapkan anggaran Rp500 juta untuk mengatasi gagal panen karena cuaca ekstrem. Setiap petani nantinya akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare lahan yang rusak.

"Ganti rugi tersebut untuk yang lahannya mengalami kerusakan 70 persen karena terendam banjir sehingga tidak bisa panen," kata Heru.

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Ganti rugi ini petani mengikuti Asuransi Usaha Tani Pangan (AUTP) jika terjadi gagal panen.

"Jadi ketika petani mengalami gagal panen bisa langsung diklaimkan untuk mendapatkan ganti rugi," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Daftar UMK Jatim 2025, Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah

Baca Selanjutnya

Persiga Trenggalek Agendakan Uji Coba Lawan Persepon Ponorogo Jelang Kick Off Liga 4 Jatim 2024/2025

Tags:

Panen padi Cuaca Ekstrim sawah terendam Dinas Pertanian Jatim jatim

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar