Cinta Tak Direstui, Pemuda Asal Jember Gantung Diri di Pohon Mangga

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

15 Mei 2025 12:39

Thumbnail Cinta Tak Direstui, Pemuda Asal Jember Gantung Diri di Pohon Mangga
Petugas dari Polsek Jenggawah saat berada di rumah duka usai melakukan olah TKP. (Foto: Dok Polsek Jenggawah)

KETIK, JEMBER (Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk mendorong perilaku yang mengarah pada bunuh diri atau menyiksa diri sendiri. Jika anda atau orang di sekitar anda memiliki gejala gangguan psikis yang mengarah pada hal-hal yang membahayakan, jangan ragu untuk segera menghubungi layanan konsultasi psikologi atau lembaga pendamping terdekat.)

Seorang pemuda berinisial AW (24) asal Dusun Cangkring Baru, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jember, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di atas pohon mangga yang ada di depan rumahnya.

Kapolsek Jenggawah, AKP Eko Basuki Teguh Argowibowo mengatakan, korban diketahui melakukan aksi nekat bunuh diri itu pada Kamis pagi, 15 Mei 2025, sekitar pukul 05:30 WIB. 

Jasad korban pertama kali ditemukan bibinya sudah menggantung di atas pohon mangga di ketinggian kurang lebih 5 meter.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

"Dari informasi warga, ada seorang pria diduga melakukan aksi bunuh diri. Korban pertama kali ditemukan oleh bibinya. Saat itu saksi (bibi korban) teriak histeris, kemudian didatangi pamannya. Mengetahui korban tergantung di atas pohon, pamannya bersama tetangganya, mengabari orang tua korban," kata Eko saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Mapolsek Jenggawah.

Pihak keluarga kemudian berusaha menurunkan korban dari atas pohon, dengan cara menggunakan tangga.

"Kemudian memotong tali tambang yang mengikat di leher korban," ucapnya.

Selanjutnya keluarga korban berupaya memberikan pertolongan. Namun, korban dipastikan sudah meninggal dunia.

Baca Juga:
Ketua DPRD Kota Malang Tekankan Pentingnya Safety Net Terpadu untuk Kesehatan Mental Mahasiswa

"Dengan adanya bekas jeratan tali di bagian leher. Serta (didapati), ada luka gores pada bagian wajah sebelah kiri. Diduga akibat benturan dengan pohon mangga," jelas mantan Kapolsek Puger itu, .

"Jenazah korban sekitar pukul 07.30 WIB tadi langsung disucikan, kemudian dimakamkan. Di lokasi permakaman TPU wilayah setempat," imbuhnya.

Atas kejadian itu, kata Eko, pihak keluarga korban menolak untuk melakukan proses autopsi. 

"Dengan pihak keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan pelaksanaan autopsi," ucapnya.

Terkait motif korban nekat melakukan aksinya itu, menurut Eko, diduga korban mengalami depresi.

"Karena kan hubungan asmara, atau percintaan. Hubungan korban dengan kekasihnya, tidak disetujui oleh keluarganya," pungkasnya.

Perlu Upaya Pencegahan Bersama

Berdasarkan data WHO, lebih dari 700.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun. Di Indonesia, berdasarkan data Kemenkes yang dikutip dari Polri, angka kasus kematian bunuh diri terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun 2022 tercatat ada 826 kasus bunuh diri, angkanya melonjak menjadi 1.350 kasus di tahun 2023. .

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, alasan seseorang melakukan bunuh diri sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor biologis, genetik, psikologis, budaya, dan lingkungan. Untuk itu, perlu upaya terkait kesehatan mental, khususnya untuk mencegah kejadian bunuh diri, harus menjadi perhatian semua pihak.

“Melalui tindakan kecil seperti kebaikan sederhana, percakapan terbuka dan mendengarkan tanpa menghakimi, dapat berpengaruh secara signifikan,” Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Maria Endang Sumiwi, seperti dikutip dari siaran pers Kemenkes pada September 2024. 

Untuk mencegah bunuh diri, setiap individu perlu menekankan pentingnya penerimaan terhadap diri sendiri, fokus pada kemampuan diri, dan tanpa perlu membandingkan dengan orang lain. (*)

Baca Sebelumnya

Sukses Serap Gabah Petani 425 Ribu Ton, Kepala Bulog Jatim Langgeng Wisnu: Tertinggi Sepanjang Sejarah!

Baca Selanjutnya

Disdikbud Dukung Program Belajar Wayang Bersama Abah Warsubi

Tags:

Jember bunuh diri Depresi Polsek Jenggawah Kapolsek Jenggawah AKP Eko Basuki Teguh Argowibowo kesehatan mental

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar