Cerita Pemudik Naik Kereta, Dulu Semrawut Kini Nyaman dan Aman

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Muhammad Faizin

13 Apr 2024 13:45

Thumbnail Cerita Pemudik Naik Kereta, Dulu Semrawut Kini Nyaman dan Aman
Ilustrasi pemudik kereta api yang saat ini layanannya dianggap sudah lebih baik dibandingkan belasan tahun silam. (Foto: PT KAI)

KETIK, BANDUNG – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mereformasi sistem perkeretaapian di tanah air menjadi semakin nyaman dan aman. 

Sejak dikeluarkan larangan terhadap pedagang asongan berjualan di dalam kereta api oleh PT KAI tahun 2013 lalu, pelayanan transportasi pilihan masyarakat itu makin banyak melakukan perubahan.

Salah satu pemudik bernama Maya Alfajriah asal Kabupaten Cianjur yang naik kereta dari Bandung, Provinsi Jawa barat menuju Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

"Saya naik kereta umum dari Stasiun Padalarang ke Kiaracondong dulu. Lalu naik kereta jarak jauh jurusan Bandung-Surabaya dan turun di Stasiun Sidareja Cilacap," kata Maya kepada media online nasional Ketik.co.id, pada hari Sabtu (13/04/2024).

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Dahulu kata Maya, ketika akan menaiki kereta api dalam pikiran akan tertuju pada gerbong yang penuh, sesak, kumuh dan desak-desakan bahkan banyak pencopet yang siap mengambil barang pelanggan kereta yang lengah. 

"Namun, itu dulu saat aturan belum diterapkan. Kini, saya merasakan naik kereta api tak hanya bersih dan nyaman, tapi juga sangat aman," ujar Maya yang akan mudik ke rumah neneknya di Majenang.

Dikatakannya, bahwa jika ingin pergi menggunakan jasa kereta, saat ini masyarakat sudah dimudahkan dengan cara mendapatkan tiket secara online maupun secara offline. 

"Para petugas kereta api juga ramah-ramah saat kita meminta informasi terkait keberangkatan atau bahkan pembatalan," imbuhnya sembari menunggu kereta api datang.

Baca Juga:
Dukung UMKM, KAI Services Buka Peluang Pasarkan Produk UMKM di Kereta Api

Lalu kata dia, sejak tidak adanya pedagang asongan, pengamen dan lainnya tidak diizinkan masuk ke dalam gerbong-gerbong kereta, pelayanannya menjadi semakin nyaman dan aman. 

"Perubahan yang dulu di dalam gerbong-gerbong kereta akan dipenuhi dengan pedagang asongan kini tak lagi ditemui di pelayanan kereta api," ungkapnya menerangkan. (*) 

Baca Sebelumnya

Potret Jolene Marie, Puteri Indonesia Lingkungan 2019 Kenakan Gaun 'Lombok Pinion', Mempesona!

Baca Selanjutnya

Patroli di Wisata Bahari Pasir Putih, Ini Pesan Kapolres Situbondo

Tags:

KAI Pemudik Kereta Api Semrawut aman dan nyaman BUMN

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar