KETIK, SERANG – Piagam penghargaan Ketik.com untuk Gubernur Banten Andra Soni ternyata memiliki cerita tersendiri sebelum akhirnya diserahkan.
Sebelum diberikan langsung di ruang kerja Gubernur Banten, Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Kamis 15 Oktober 2026, piagam itu disimpan dengan baik oleh Kepala Biro Ketik.com Banten, Abdul Kohar, di rumahnya.
Bukan disimpan di lemari atau laci khusus, piagam tersebut disatukan dengan Al-Qur'an. Al-Qur'an itu bukan Al-Qur'an pajangan, melainkan yang setiap hari dipakai mengaji oleh anak Abdul Kohar.
“Sebelum dikasihkan, piagam penghargaan disimpan dengan baik, disatukan dengan Al-Qur'an. Al-Qur'an itu suka dipakai ngaji buat anak. Berkah piagam penghargaan,” kata Abdul Kohar.
Bagi Abdul, cara menyimpan itu adalah bentuk penghormatan. Piagam untuk seorang gubernur dinilai tidak pantas diletakkan sembarangan, apalagi piagam tersebut harus menunggu sekitar satu bulan sebelum bisa diserahkan karena padatnya agenda Andra Soni.
Baca Juga:
Gubernur Banten Andra Soni Terima Penghargaan Ketik.com, Dinilai Dorong Pembangunan BerkelanjutanSelama masa penantian itu, piagam tersebut berada di tempat yang dianggap paling baik di rumahnya, bersama kitab suci yang rutin dibaca sang anak.
Setelah penantian sekitar satu bulan, piagam itu akhirnya sampai ke tangan Andra Soni. Gubernur Banten tersebut menerimanya sebagai Tokoh Penggerak Pembangunan Berkelanjutan dan Kesetaraan Sosial dalam ajang 9.9 Awarding HUT ke-4 Ketik.com.
Andra pun menyampaikan terima kasih kepada Ketik.com dan tim penilai. Menurut dia, penghargaan itu menjadi pengingat bagi Pemerintah Provinsi Banten untuk terus melanjutkan pembangunan yang inklusif, mulai dari pemerataan infrastruktur, pendidikan gratis, hingga peningkatan layanan kesehatan.
Kini piagam itu telah resmi diserahkan. Namun bagi Abdul Kohar, yang paling diingat bukan hanya momen serah terimanya di KP3B, melainkan juga keberkahan selama piagam itu tersimpan bersama Al-Qur'an untuk ngaji anaknya. (*)