Cegah Kecurangan Zonasi, Dispendik Surabaya Wajibkan KK Minimal 1 Tahun Sebelum PPDB

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

22 Apr 2025 17:01

Thumbnail Cegah Kecurangan Zonasi, Dispendik Surabaya Wajibkan KK Minimal 1 Tahun Sebelum PPDB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat ditemui di Gedung DPRD Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengeluarkan kebijakan baru terkait penggunaan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Mulai tahun ajaran 2025/2026, dokumen KK yang digunakan untuk mendaftar jalur zonasi harus diterbitkan minimal satu tahun sebelum pelaksanaan PPDB.

Menurut Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, kebijakan itu untuk menciptakan proses PPDB yang lebih adil dan transparan. 

Yusuf menegaskan bahwa KK yang digunakan sebagai dasar zonasi harus sudah berdomisili minimal satu tahun sebelum pendaftaran.

Yusuf mengungkap Dispendik Surabaya juga akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk melakukan verifikasi data KK secara ketat, termasuk waktu penerbitan dan keabsahan alamat

Hal ini sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan melalui sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), yang mengatur bahwa pindah KK baru bisa digunakan untuk PPDB jika telah terbit minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran.

“Sesuai aturan kementerian, pindah KK harus sudah satu tahun. Jadi tidak bisa mendadak pindah hanya untuk kejar zonasi,” kata Yusuf di Gedung DPRD Surabaya pada Selasa 22 April 2025.

Meski begitu, Yusuf menjelaskan ada pengecualian untuk mutasi karena penugasan kerja orang tua. Jika orang tua dipindah tugaskan ke lokasi lain dan dibuktikan dengan dokumen resmi, seperti surat tugas atau mutasi, maka siswa tetap bisa mengikuti jalur mutasi.

“Kalau memang karena tugas kerja, seperti TNI, Polri, ASN, dan lainnya, itu bisa. Tapi tetap harus ada bukti kuat. Tidak bisa hanya pindah KK tanpa dasar yang sah,” tambahnya.

Langkah tegas ini diambil untuk mencegah kecurangan dan menjaga keadilan akses pendidikan bagi seluruh warga Surabaya. Yusuf pun meminta masyarakat untuk tidak tergesa-gesa mengubah data kependudukan hanya demi mengejar sekolah tertentu.

“Harapan kami, orang tua mengikuti aturan yang ada. Kita ingin PPDB ini transparan dan adil untuk semua,” harapnya. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Produsen Miras Kaliurang Minta Maaf dan Tarik Produk dari Peredaran

Baca Selanjutnya

Ketua DPRD Lumajang Undang Banyak Unsur Keagamaan saat Uji Publik Raperda Pesantren

Tags:

PPDB Yusuf Masruh PPDB Surabaya perpindahan KK Dispendik Surabaya surabaya Pendidikan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar