Candi Penampihan di Tulungagung Terlupakan, Ketua DPRD Janji Dorong Perbaikan Akses dan Fasilitas

Jurnalis: Sugeng Hariyadi
Editor: Fisca Tanjung

25 Okt 2025 16:04

Thumbnail Candi Penampihan di Tulungagung Terlupakan, Ketua DPRD Janji Dorong Perbaikan Akses dan Fasilitas
Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono

KETIK, TULUNGAGUNG – Bangunan peninggalan sejarah dan cagar budaya sering kali hanya dijadikan bahan cerita untuk mengangkat pamor daerah. Namun, menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur tersebut jauh lebih penting daripada sekadar menjadikannya simbol kebanggaan.

Sungguh ironis apabila di tengah besarnya anggaran pembangunan infrastruktur, perhatian terhadap situs-situs budaya masih minim. Salah satu contohnya adalah Candi Penampihan yang terletak di Dusun Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Tulungagung.

Candi ini merupakan peninggalan penting masa kerajaan, yakni Kerajaan Kadiri, Mataram Kuno, Majapahit, dan Singosari yang diperkirakan berdiri pada abad ke-12 Masehi.

Lokasinya yang berada di lereng Gunung Wilis menjadikan tempat ini juga dikenal sebagai destinasi wisata religi dan spiritual, terutama saat malam 1 Suro (1 Muharam). Namun, sayangnya, fasilitas di kawasan candi masih sangat terbatas.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

“Ketika malam Suro banyak pengunjung berdatangan, tapi di sini tidak ada fasilitas memadai seperti joglo atau gazebo. Apalagi kalau hujan turun, pengunjung kesulitan berteduh,” ujar Hendriman, Juru Kunci Candi Penampihan, sembari menunjukkan kondisi jalan menuju candi yang masih berupa tanah liat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong proses pembenahan fasilitas dan akses menuju Candi Penampihan melalui pendampingan dari Bappeda.

Ia menyebut, sumber pendanaan bisa berasal dari Dana Desa atau APBD, tergantung hasil kajian dan regulasi yang berlaku.

“Kalau sudah jelas peruntukannya, nanti bisa dibangun dengan dana yang sesuai. Sumbernya akan kita carikan,” ujar Marsono saat ditemui usai menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di halaman Pemkab Tulungagung.

Baca Juga:
Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Namun, Marsono menegaskan bahwa pembangunan harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Semua rencana, katanya, perlu dikonsultasikan dengan Bappeda, BPKAD, dan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memastikan tidak ada pelanggaran penggunaan anggaran.

“Intinya, pembangunan adalah urusan negara yang harus hadir untuk rakyat. Tapi harus tetap melalui regulasi yang benar,” tegasnya.

Marsono juga mendorong pemerintah desa untuk aktif mendampingi pengelolaan anggaran, agar penggunaannya benar-benar tepat sasaran. Ia menilai, dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangun joglo dan memperbaiki akses jalan menuju Candi Penampihan, sehingga kawasan bersejarah itu makin mudah dijangkau pengunjung.

“Desa perlu memastikan apakah boleh menggunakan Dana Desa, atau perlu bantuan APBD, atau program lain. Itu yang harus dikaji,” Imbuhnya

Ketika ditanya soal prioritas pembangunan di wilayah asalnya, Sendang, Marsono menyatakan akan memberikan perhatian lebih selama secara aturan memungkinkan.

“Kalau regulasinya tidak membolehkan, malah bisa salah peruntukan. Kita semua ingin berbuat untuk rakyat, tapi harus tetap sesuai aturan,” pungkasnya.

Baca Sebelumnya

Kabar Gembira! Episode Final Stranger Things 5 Bakal Tayang di Bioskop, Indonesia Ikut Kebagian?

Baca Selanjutnya

Target Investasi Kota Malang Bertambah, Sentuh Angka Rp3,1 Triliun

Tags:

#dprdkabupatentulungagung #candipenampihan #sendang Tulungagung

Berita lainnya oleh Sugeng Hariyadi

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

14 April 2026 19:17

Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

13 April 2026 13:39

Wabup Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

11 April 2026 06:04

Tak Mau Kalah! Ketika Kejagung Pamer Rp11,4 Triliun Depan Prabowo, KPK OTT Bupati Tulungagung saat Jumat Keramat

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

10 April 2026 18:24

SMAN 1 Tulungagung Gelar Pisah Sambut Kepala Sekolah, Ini Harapannya

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

6 April 2026 12:00

Pererat Tali Silaturahmi, Pemerintah Desa Joho di Tulungagung Gelar Halal Bihalal Bersama Warga

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

6 April 2026 11:36

Kolaborasi Solid TNI dan Pemdes Joho di Tulungagung, Hadirkan Jembatan Penghubung Harapan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar