Cabai Off Season Ramah Lingkungan, Strategi BI Kediri Cegah Fluktuasi Harga dan Inflasi

Jurnalis: Angga Prasetya
Editor: Fisca Tanjung

6 Nov 2025 17:31

Thumbnail Cabai Off Season Ramah Lingkungan, Strategi BI Kediri Cegah Fluktuasi Harga dan Inflasi
Panen raya cabai seluas 200 ru di Kabupaten Kediri (humas BI)

KETIK, KEDIRI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri terus memperkuat upaya pengendalian inflasi pangan, khususnya dari sisi hulu, dengan menghadirkan program cabai off season yang ramah lingkungan.

Program ini digagas untuk memastikan pasokan cabai tetap lancar sehingga harga komoditas yang kerap memicu inflasi di momen tertentu bisa tetap stabil.

Baca Juga:
Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Program ini menggabungkan teknologi pertanian, adaptasi terhadap perubahan iklim, serta pendampingan intensif bagi para petani. Langkah ini menjadi salah satu upaya BI Kediri dalam mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Dengan pendekatan tersebut, BI tidak hanya fokus menjaga stabilitas harga di sisi hilir, tetapi juga meningkatkan produktivitas di hulu sekaligus mendorong efisiensi usaha tani.

“Fluktuasi harga cabai yang kerap terjadi saat off season disebabkan oleh menurunnya pasokan. Oleh karena itu, Bank Indonesia mendorong edukasi dan pendampingan teknis agar petani mampu berproduksi secara berkelanjutan meskipun di luar musim, dengan cara yang adaptif terhadap iklim dan efisien secara biaya,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, Kamis, 6 November.

Program bertajuk “Pelatihan Cabai Off Season Ramah Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Ketahanan Iklim Petani” yang digelar pada Juli lalu melibatkan berbagai pihak. Kegiatan ini melibatkan Balai Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) wilayah Kediri, Yayasan Ansa Semarang, hingga BMKG Dhoho Kediri.

Baca Juga:
Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

“Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan edukasi mengenai teknik budidaya cabai di luar musim tanam (off season) dengan pendekatan pertanian ramah lingkungan yang menekankan penggunaan pupuk organik, pestisida nabati dan NPK dari bahan organik,” imbuhnya.

Yayat menambahkan, sebagai tindak lanjut pelatihan tersebut, BI Kediri menghadirkan demonstration plot (demplot) seluas 200 Ru di Kabupaten Kediri.

Bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat dan pemangku kepentingan lain, demplot ini menjadi sarana praktik langsung bagi petani.

Di sini, mereka bisa menerapkan teknik budidaya ramah lingkungan menggunakan bahan organik untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus produktivitas tanaman.

“Serta pemanfaatan informasi terkait iklim agar petani mampu mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengubah dan mengarahkan sistem pertanian agar efektif dengan mempertimbangkan variabel prediksi cuaca dan iklim. Seluruh proses budidaya dilakukan dengan pendampingan intensif dari tenaga profesional,” jelasnya.

Yayat menjelaskan, sebagai buah dari pelatihan dan pendampingan, pada Rabu, 5 November digelar Panen Raya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan SLPHT Cabai Off Season di Kabupaten Kediri.

Acara ini dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian RI, yakni Mutiara Sari, S.T.P, PhD mewakili Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, serta Wita Khairia, SP, M.Si., mewakili Direktur Perlindungan Hortikultura, bersama jajaran dinas terkait.

Yayat menekankan, panen raya ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi berbagai pihak dalam menjaga pasokan cabai sekaligus menekan risiko inflasi komoditas pangan strategis.

“Ke depan, BI Kediri berkomitmen untuk memperluas program pelatihan cabai off season ramah lingkungan di wilayah kerja. Pendekatan ini diharapkan dapat direplikasi oleh daerah lain sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Baca Sebelumnya

Dukung Program 1.000 Event, Festival Mbois 10 Jadi Perayaan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Kota Malang

Baca Selanjutnya

Supervisi Kwarda Jatim ke Kwarcab Surabaya, Hadirkan Semangat Penguatan dan Kolaborasi

Tags:

Bank Indonesia bank Indonesia Kediri Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Kabupaten Kediri Panen Raya Cabai Inflasi Harga Cabai pertanian modern Pertanian Ramah Lingkungan Kementerian Pertanian ketahanan pangan

Berita lainnya oleh Angga Prasetya

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

12 April 2026 14:37

Meniti Jembatan Asa Kampung Onggoboyo di Kaki Gunung Kelud yang Terisolir Deru Kemajuan Zaman

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

10 April 2026 17:03

159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

9 April 2026 18:36

Nyawa Terselamatkan, Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

9 April 2026 17:40

Pengurus IKPI Kediri Resmi Dilantik, Solusi Perpajakan Kian Lebih Dekat

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

9 April 2026 15:32

Satlantas Polres Kediri Kota Uangkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi dalam Kurun Waktu 7 Jam

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

9 April 2026 13:02

Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar