KETIK, JAKARTA – Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja terkena PHK, dan/atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha kecil dan mikro.
Para penerima bansos jenis PKH maupun Bantuan Subsidi Upah (BSU) bisa mendaftar. Sebab kini Prakerja tak lagi menerapkan semi bansos.
Prakerja di 2023 menerapkan semi normal dengan fokus pada reskilling dan upskilling.
Mereka yang Tak Boleh Ikut Program Kartu Prakerja:
Baca Juga:
Kuota Terbatas, DLH Surabaya Buka Lowongan Driver Truk Sampah Bagi Warga Lokal- Siswa atau mahasiswa aktif
-PNS, TNI/Polri, atau pejabat negara lain
- Perangkat desa, pegawai BUMN/BUMD
Berdasarkan penjelasan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam wawancara bersama TVRI dikutip dari laman Prakerja, sebagai berikut:
Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi JabatanAda skema baru Kartu Prakerja pada triwulan I tahun 2023.
Masyarakat bisa mengikuti pelatihan Prakerja secara normal atau offline dimulai di rentang waktu tersebut.
Hal itu isyarat bahwa Program Kartu Prakerja bakal dibuka dalam waktu dekat.
Kartu Prakerja tahun ini dana manfaatnya Rp4,2 juta
Insentif pasca pelatihan Rp 600 ribu yang diberikan 1 kali, dan insentif survei Rp100 ribu untuk dua kali pengisian.
Cara Daftarnya Mudah:
- Pastikan sudah memiliki akun, masuk ke laman www.prakerja.go.id.
- Klik Login atau Masuk dengan mengisikan e-mail dan password.
- Masukan nomor KTP dan tanggal lahir, dan klik Berikutnya.
- Lengkapi data diri di antaranya nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, dan unggah swafoto sambil memegang KTP.
Langkah selanjutnya dalam pembuatan Kartu Prakerja adalah mengikuti tes.