KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mendorong Kabupaten Bandung menjadi pusat kebangkitan seni qasidah nasional. Komitmen itu ditandai dengan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan KDS saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Kamis (30/7/2026) malam.
Menurut KDS, Kabupaten Bandung memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan seni qasidah di Indonesia. Hampir setiap pesantren di Kabupaten Bandung, kata dia, memiliki grup qasidah yang hingga kini masih aktif menjaga tradisi syiar Islam melalui seni.
"Seni qasidah adalah warisan budaya yang harus terus dijaga. Di Kabupaten Bandung hampir setiap pesantren memiliki grup qasidah. Ini potensi besar yang harus kita kembangkan bersama," ujar KDS.
Ia menilai qasidah tidak sekadar menjadi pertunjukan seni, tetapi juga media dakwah yang mampu menyampaikan nilai-nilai Islam secara lebih dekat kepada masyarakat. Karena itu, pengembangan qasidah harus mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dan jati dirinya.
Baca Juga:
Waka DPR RI Cucun Syamsurijal: Kehadiran Negara Penting dalam Kembangkan Seni QasidahSebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni qasidah, KDS menyatakan kesiapan Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional apabila mendapat kepercayaan dari DPP LASQI NJ.
"Kami siap apabila Kabupaten Bandung dipercaya menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi seni budaya sekaligus memperkuat syiar Islam," katanya.
Ketua Umum DPP LASQI NJ KH Jazilul Fawaid menyambut positif komitmen tersebut. Menurutnya, perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap seni qasidah menjadi salah satu alasan dipilihnya Kabupaten Bandung sebagai lokasi Rakernas dan Diklatnas tahun ini.
"Karena Bupati Bandung sangat peduli terhadap perkembangan seni qasidah. Tidak semua kepala daerah memiliki perhatian seperti ini," kata Jazilul.
Baca Juga:
Bupati Bandung Dorong LASQI NJ Berprestasi di Festival Qasidah Tingkat NasionalIa memastikan usulan Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional akan dibahas dalam forum DPP LASQI NJ sebagai bagian dari agenda organisasi ke depan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI yang juga Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan seni qasidah harus terus dirawat agar tidak tergerus arus budaya populer.
"Seni qasidah harus terus kita lestarikan agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat," ujarnya saat membuka Rakernas dan Diklatnas.
Rakernas dan Diklatnas DPP LASQI NJ yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 itu menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan berbagai langkah strategis untuk memperkuat eksistensi seni qasidah di Indonesia.(*)