Bupati Fawait Paparkan Program 100 Hari Kerja, Siapkan Rilis Capaian Tiap Minggu

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

11 Mar 2025 14:40

Thumbnail Bupati Fawait Paparkan Program 100 Hari Kerja, Siapkan Rilis Capaian Tiap Minggu
Bupati Jember, Muhammad Fawait didampingi Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim saat menggelar konferensi pers rencana 100 hari kerja. (Istimewa/ Humas Pemkab Jember)

KETIK, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan dalam masa jabatannya selama kurang lebih 100 hari ke depan. Pihaknya memiliki sederet program-program prioritas yang akan digarap cepat. 

Nantinya dari program-program kerja prioritas itu, selama kurun waktu seminggu sekali. Bupati Fawait akan menyampaikan laporan capaian dari program kerja prioritas yang dilakukan.

Terkait laporan yang akan dilakukan setiap Minggu itu. Bupati Fawait memilih melakukan konferensi pers setiap hari Senin, yang dilakukan tiap pukul 8 malam atau 20.00 WIB.

"Senin hari kelahiran Baginda Rasul, dan delapan adalah angka tokoh idola saya (Prabowo Subianto, red),” kata Fawait menjelaskan alasan pemilihan waktu acara tersebut, Senin, 10 Maret 2025 malam.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Dari program-program prioritas yang akan dilakukan selama 100 hari kerja awalnya. Bupati Fawait sebelumnya juga menyampaikan terkait progres kerja yang sudah dilakukan sebelumnya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Jember. 

Untuk progres kerja yang sudah dilakukan awal, yakni pihaknya telah merancang Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait penurunan retribusi pasar yang sempat mengalami kenaikan signifikan beberapa waktu lalu.

"Pertama, kami telah membuat rancangan Perkada terkait dengan penurunan retribusi pasar,” ujarnya.

"Kita tahu beberapa saat yang lalu ada kenaikan retribusi pasar, hartokartis pasar 100 bahkan 130 setiap persen. Kami mendapatkan banyak keluhan dari para pedagang tradisional bahwa kenaikan retribusi pasar yang begitu besar tersebut itu memberatkan bagi pedagang-pedagang tradisional," sambungnya.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Fawait mengatakan, langkah yang dilakukan itu adalah bentuk amanah dari Presiden RI Prabowo Subianto. “Para pedagang pasar ini merupakan masyarakat kecil yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Kedua yakni menerapkan kebijakan, murid libur sekolah guru juga berhak libur.

“Dalam hal ini, kami menilai bahwa para guru juga memiliki keluarga yang harus diperhatikan saat libur sekolah tiba. Jadi, sekolah libur, guru juga harus libur,” ulasnya.

Ketiga, Bupati Fawait juga menegskan jika pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk menandatangani pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos seleksi tahap pertama.

Katanya, sebagai upaya langkah strategis dalam mempercepat pengangkatan PPPK. Dilanjutkan dengan apel besar, upaya meningkatkan kesiapan para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkab Jember menggelar apel besar serta apel kendaraan dinas.

Berikutnya, lebih lanjut kata Fawait, pihaknya juga sudah melakukan pengajuan syarat untuk Gelar Pahlawan Nasional bagi dua tokoh besar asal Jember. Yakni KH. Achmad Shiddiq dan Letkol Muhammad Sroedji. Sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh asli Jember yang berjasa besar bagi bangsa Indonesia.

"Kami (juga) memutuskan untuk membentuk Satgas

Percepatan Penyelesaian Pegawai Non-ASN, atau kita beri nama Satgas P3 Non-ASN. Satgas itu diketuai Kepala Inspektorat Jember. Mudah-mudahan dalam waktu secepat-cepatnya sebelum Idul Fitri, seminggu ini bisa menemukan atau menghasilkan hal-hal yang bisa mempercepat. Untuk mencairkan honor bagi para tenaga honorer non-ASN tersebut. Dan tim ini kami harapkan bisa bersinergi dengan PANSUS DPRD Kabupaten Jember," jelas Bupati Fawait.

Untuk menekan angka inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, Pemkab Jember berencana menggelar pasar murah. Kolaborasi antara Disperindag dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember.

"Saya juga dapat info Honor Posyandu itu tidak diberikan mulai dari bulan November dan Desember. Pertimbangan dari para kepala OPD bahwa kita menunggu rekomendasi dari BPK apakah itu terhutang atau bagaimana?. Ini menjadi prioritas untuk dicairkan," ucapnya.

Selanjutnya Bupati Fawait juga akan melakukan penertiban aset kendaraan dinas di lingkungan pemerintahan. Dengan cara membentuk Satgas Penertiban Aset Kendaraan.

"Kami juga telah memutuskan untuk (menerbitkan) surat edaran terkait mengatur hari (jam) kerja bagi tenaga kesehatan dan petugas laboratorium di Labkesda. Menetapkan lima hari kerja agar pelayanan kesehatan lebih optimal. Para tenagaj kesehatan dan petugas lab itu juga punya keluarga," ujarnya.

Lebih lanjut kata Fawait, dari semua program kerja 100 hari itu. Fawait juga menyampaikan membuat layanan command center dengan nama 'Wadul Gusse'. Namun belum diketahui, apakah dalam bentuk aplikasi ataupun nomor pengaduan.

"InsyaAllah akan segera kami launching. Nantinya semua masyarakat boleh mengajukan keluhan terkait apapun. Apakah itu pelayanan masyarakat, mau jalan rusak atau terkait masalah apapun, termasuk terkait susah bikin KTP. Aspirasi kepada Bupati itu nanti akan kami launching," tandasnya.

"Selanjutnya, sebelum menunggu hari Senin. Kami akan umumkan lagi kebijakan apa yang menjadi program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati yang baru," imbuhnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Ramai Pembeli, Perputaran Uang Pasar Takjil Kota Batu Sentuh Rp94,5 Juta Per Hari

Baca Selanjutnya

Belasan Remaja Terjaring Perang Sarung dan Balap Liar, Polres Malang Lakukan Pembinaan

Tags:

Jember Bupati Jember Muhammad Fawait Gus Fawait 100 hari kerja Ketua DPRD Jember Ahmad Halim gebrakan kinerja

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H