Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan Terima Gelar Persaudaraan Adat dari Praja Mangku Alaman Yogyakarta

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

24 Okt 2025 19:11

Thumbnail Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan Terima Gelar Persaudaraan Adat dari Praja Mangku Alaman Yogyakarta
Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, Lukman Hakim - Fauzan Jakfar, usai mengikuti upacara hari jadi Bangkalan 494 di halaman Pemkab (Foto: Ismail Hs/Ketik.com

KETIK, BANGKALAN – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bangkalan tahun ini menjadi momen istimewa. Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan Wakil Bupati Fauzan Jakfar menerima anugerah gelar persaudaraan adat dari Praja Mangku Alaman Yogyakarta yang diserahkan melalui Paguyuban Masyarakat Adat dan Tradisi Nusantara (Matra).

Bupati menyampaikan rasa syukur dan menyebut penghargaan ini sebagai tanggung jawab moral dan sosial.

“Setiap kehormatan, termasuk gelar, membawa tanggung jawab yang besar. Bagi kami, ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah untuk menjaga nilai-nilai yang diberikan,” ujarnya usai menjadi inspektur upacara hari jadi Bangkalan yang ke-494, Jumat 24 Oktober 2025.

Ia menambahkan, gelar persaudaraan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya di Bangkalan.

Baca Juga:
Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

“Kami ingin terus meningkatkan semangat persaudaraan dan pelestarian budaya. Nilai-nilai luhur bangsa harus tetap dijaga agar tidak luntur,” tuturnya.

Menurut Bupati, gelar itu merupakan bentuk penghargaan adat, bukan gelar keturunan. Pemberian gelar dilakukan atas inisiatif Paguyuban Matra, setelah melalui penilaian dan kajian terhadap tokoh-tokoh di Bangkalan.

“Sebelum penetapan, mereka sudah menganalisa dan mencari informasi tentang sosok-sosok yang dianggap layak. Keputusan ini kemudian disampaikan bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Bangkalan,” jelasnya.

Bupati juga menilai, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali hubungan sejarah antara Madura, khususnya Bangkalan, dengan Kesultanan Mataram di masa lalu.

Baca Juga:
Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Satu Anak Luka-Luka

“Upaya ini untuk menghidupkan kembali kesejarahan dan mempererat silaturahmi budaya antarwilayah,” katanya.

“Penyematan ini juga untuk mempertegas ikatan sejarah agar tidak hilang,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan DPP Matra Cokordo dari Puri Payangan, Bali, menjelaskan bahwa gelar persaudaraan bersifat simbolis dan tidak bisa diwariskan.

“Kami dari DPP Matra hanya mewakili pemberian persaudaraan. Gelar ini bukan soal status sosial, tapi bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai persaudaraan dan kebudayaan,” jelasnya.

Cokordo menuturkan, dalam tradisi adat terdapat tiga jenis gelar, yakni gelar keturunan, gelar pengabdian, dan gelar persaudaraan. Gelar terakhir diberikan kepada individu yang dinilai layak menjadi bagian dari keluarga besar kerajaan tertentu.

“Penilaiannya tidak sembarangan. Biasanya berdasarkan kontribusi seseorang terhadap seni, budaya, atau hubungan baik antar-kerajaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, gelar persaudaraan dapat diberikan atas usulan pihak luar atau inisiatif langsung dari kerajaan.

“Gelar adat itu tak ubahnya seperti gelar akademik. Melekat pada pribadi yang bersangkutan, tetapi tidak bisa diwariskan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Brebes: Santri Punya Peran Penting dalam Pembangunan

Baca Selanjutnya

Pemkot Probolinggo Klarifikasi Polemik Air Mineral: Tidak Memihak Produk atau Merek Tertentu

Tags:

gelar Persaudaraan adat Bupati Wakil Bupati Bangkalan hari jadu 494

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

15 April 2026 19:16

NasDem Bangkalan Protes Keras, Pemberitaan Tempo Dianggap Menyudutkan Dan Tendensius

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H