Bupati Bandung Libatkan 4 Perusahaan Geothermal di Program Bedas Caang Baranang

Jurnalis: Maria Winchester
Editor: Akhmad Sugriwa

9 Mei 2023 13:26

Thumbnail Bupati Bandung Libatkan 4 Perusahaan Geothermal di Program Bedas Caang Baranang
Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna saat rakor dengan perusahaan geothermal yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung, di Ruang Rapat Bupati Bandung, Soreang, Selasa (9/5/23).(Foto: Prokopim)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan perusahaan penghasil panas bumi (geothermal) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung, di Ruang Rapat Bupati Bandung, Soreang, Selasa (9/5/23).

Pertemuan tersebut guna menindaklanjuti program Bedas Caang Baranang melalui skema pembiayaan CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan swasta.

Program Bedas Caang Baranang itu diinisiasi oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung, sebagai terobosan baru dalam penyediaan kebutuhan listrik bagi masyarakat.

Melalui inisiasinya, DMI  telah memasang 50 sambungan listrik ke rumah warga di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Di antaranya menggunakan pusat listrik tenaga surya yang sempat di-launching oleh Bupati Bandung beberapa waktu lalu. 

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Oeh karenanya melalui program tersebut, sebanyak 3.045 rumah di Kabupaten Bandung akan menjadi target program Bedas Caang Baranang Kang DS (Bupati Bandung Dadang Supriatna).
"Sebanyak 3.045 rumah yang belum punya listrik berdasarkan temuan di lapangan.  Saya lihat kondisi rumahnya di lapangan, mohon maaf relatif di kelas menengah ke bawah," kata Bupati Bandung. 

Pada pelaksanaan rapat koordinasi Program Bedas Caang Baranang di antaranya, Bupati Bandung mengundang 4 perusahaan antara lain PT Geodipa Energy, Star Energy, Pertamina Geothermal Kamojang dan Indonesia Power.

"Keempat perusahaan ini untuk duduk bersama dengan pemerintah membahas skema pembiayaan CSR perusahaan di wilayah Kabupaten Bandung," jelas bupati. 

Menurutnya program ini sudah melalui rapat koordinasi, masing-masing perusahaan memberikan gambaran terkait skema Bedas Caang Baranang. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Bupati Bandung berusaha untuk mendorong agar para pengusaha  menindaklanjuti program Bedas Caang Baranang dan berpartisipasi menyukseskannya.

"Mengingat di Kabupaten Bandung masih banyak rumah yang terkendala akses listrik. Saya akan berupaya agar program ini akan bisa dimanfaatkan oleh sekitar 3.045 rumah,” tutur Kang DS, sapaan Bupati Dadang Supriatna.

Selain dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, imbuh Kang DS, program ini juga sekaligus dapat mengembangkan ekonomi kreatif yang dibuat pertama kali oleh santri di Kabupaten Bandung.

"Saat ini 50 rumah berlokasi Kecamatan Pangalengan yang baru terealisasi program tersebut. Makanya, saya mengundang empat perusahaan panas bumi tersebut untuk membantu masyarakat Kabupaten Bandung yang belum memiliki listrik melalui program CSR-nya," kata dia.

Kang DS mengatakan ribuan masyarakat yang belum memiliki listrik itu, umumnya jauh dari jaringan listrik. "Ada juga yang dekat dengan jaringan, tapi harus memasang kabel memasang jaringan," ungkapnya. 

Kang DS menyatakan sangat ironis  jika masyarakat di Kecamatan Pangalengan dan Ibun Kabupaten Bandung, sebagai wilayah penghasil panas bumi, tetapi masih ada warganya yang belum memiliki sambungan listrik.(*)

Baca Sebelumnya

Eri Cahyadi Dengarkan Keluh Kesah Persebaya

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Sambut Baik Persis Ingin Punya Gedung Dakwah

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA listrik PANAS BUMI geothermal

Berita lainnya oleh Maria Winchester

Festival Budaya dan Kuliner Indonesia di Duluth, Georgia, Sambut Ribuan Pengunjung

17 November 2025 08:35

Festival Budaya dan Kuliner Indonesia di Duluth, Georgia, Sambut Ribuan Pengunjung

Semarak Malam Festival Indonesia di Atlanta Georgia

5 November 2025 09:54

Semarak Malam Festival Indonesia di Atlanta Georgia

Menjelajahi Keajaiban Mesir

19 Maret 2024 15:00

Menjelajahi Keajaiban Mesir

37 Tahun Diasingkan ke Jepang, Putri Raja Korea Terakhir Kembali ke Tanah Air

14 September 2023 06:22

37 Tahun Diasingkan ke Jepang, Putri Raja Korea Terakhir Kembali ke Tanah Air

Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Florida AS

23 Agustus 2023 02:32

Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Florida AS

Menikmati Keindahan Negara Antigua dan Barbuda

27 Mei 2023 03:06

Menikmati Keindahan Negara Antigua dan Barbuda

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend