Bupati Bandung Launching Program PSPKB, Rp 100 Juta Per RW di 10 Kelurahan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Jun 2024 13:33

Thumbnail Bupati Bandung Launching Program PSPKB, Rp 100 Juta Per RW di 10 Kelurahan
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Sosialisasi PSPKB, di Sutan Raja Soreang, Kamis (13/6/24).(Foto: Iwa/Ketik.o.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB), di mana Pemkab Bandung menggelontorkan anggaran Rp100 juta per RW per tahun di 10 kelurahan di Kabupaten Bandung.

Hal ini disampaikan Bupati Bandung saat Sosialisasi Perbup Nomor 5/2024 tentang perubahan Perbup Nomor 249/2023 tentang PSPKB, dan Bimtek Swakelola Tipe IV untuk Pokmas Kelurahan se-Kabupaten Bandung di Sutan Raja Soreang, Kamis (13/6/2024).

"Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan Pemkab Bandung terhadap masyarakat kelurahan. Karena masyarakat kelurahan juga warga Kabupaten Bandung yang harus kita perhatikan," kata bupati.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini mengungkapkan selama ini ada kecenderungan munculnya kesenjangan pembangunan di desa dan kelurahan. Hal itu dapat terlihat dari perbandingan anggaran untuk desa dan kelurahan yang timpang.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

"Kalau desa itu dapat Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat. Sementara kelurahan tidak ada. Kami tidak mau ada kesenjangan dalam konteks perlakuan pembangunan bagi masyarakat desa dan kelurahan. Ini kan persoalan yang harus kita selesaikan dan cari solusinya," kata Kang DS.

"Oleh karena itu, hari ini saya luncurkan program PSPKB. Nanti per RW mendapatkan Rp 100 jutaan, sehingga bisa mengimbangi perbandingan keuangan desa dan kelurahan," imbuhnya.

PSPKB merupakan program inovasi Bupati Bandung untuk mengakselerasi pembangunan di kelurahan melalui pelibatan aktif masyarakat. Nantinya anggaran Rp 100 jutaan per RW itu akan digunakan untuk membiayai pembangunan sarana dan prasarana dan program pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan langsung oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas).

"Silakan musyawarah dengan masyarakat mau membangun apa di RW-nya masing-masing. Tapi saya titip, pelaksanaannya harus transparan, tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh ada pungli," tegas Kang DS.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Melalui program ini, Bupati berharap pembangunan bisa dilakukan secara merata di seluruh lingkungan RW. Setiap RW dapat menggunakan anggaran tersebut untuk membangun wilayahnya hingga ke tiap RT secara mandiri.

"Kalau program ini bisa disampaikan secara baik kepada masyarakat, saya yakin dan optimistis, partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan lebih meningkat," ujarnya.

Guna merealisasikan program PSPKB ini, Bupati Dadang Supriatna telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,6 miliar yang diperuntukkan bagi 176 Rukun Warga (RW) di 10 kelurahan se-Kabupaten Bandung. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Sendangbiru Siap Biayai dan Bangun Markas Satpolairud Polres Malang

Baca Selanjutnya

Bantu Nelayan Hadapi Perubahan Iklim, Kapolres Malang Distribusikan Ratusan Paket Sembako

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA pspkb kelurahan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H