Bupati Bandung: Hubungan Saya dengan Alm KH Asep Telah Mencetak Sejarah

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Nov 2023 09:30

Thumbnail Bupati Bandung: Hubungan Saya dengan Alm KH Asep Telah Mencetak Sejarah
Bupati Bandung Dadang Supriatna turut membopong jenazah almarhum Ketua PCNU Kab Bandung KH Asep Jamaludin ke pemakaman, Jumat (24/11/23). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan kesan mendalamnya atas kepergian almarhum Dr KH Asep Jamaludin M.Ag, selaku Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung.

Almarhum KH Asep wafat di Rumah Sakit Jantung Jakarta sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis (23/11/2013). Almarhum dikebumikan Jumat (24/11) di Pemakaman Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. 

Menurut bupati, hubungannya dengan almarhum telah berhasil mencetak sejarah, khususnya sejarah Kabupaten Bandung. Kesan itu diungkapkannya saat bertakziyah dan menyolatkan jenazah almarhum di Masjid Al Husaeni Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jumat (24/11/2023).

Bupati Dadang Supriatna mengenang, saat dirinya berniat mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung periode 2021-2026. Bupati yang akrab disapa Kang DS itu diundang ke Kantor PCNU Kabupaten Bandung di Ciparay, untuk ditanyai maksud pencalonannya sebagai Bupati Bandung.

Baca Juga:
Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

"Pertanyaannya sederhana. Tapi sangat memberikan motivasi dan inspirasi yang luar biasa bagi saya. Almarhum bertanya, Kang DS, niat ingin jadi bupati untuk apa? Kemudian saya jawab, Pak Ketua, niat saya jadi bupati karena ingin memuliakan ulama," kenang Kang DS.

Setelah itu, niatannya ini di didorong dengan doa serta dukungan sehingga terwujudlah cita-citanya untuk menjadi Bupati Bandung . "Hal ni merupakan sejarah yang tidak akan terlupa bagi saya," ucap Kang DS.

Ia pun yakin kebijakan-kebijakan yang baik dalam memuliakan ulama adalah baik di mata Allah SWT dan mendapat pahala bagi almarhum.

"Kini Kabupaten Bandung kehilangan salah satu tokoh ulama. Saya secara pribadi  juga atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung memohon maaf jika ada kekurangan dari almarhum. Karena selama ini almarhum sebagai dosen, akademisi, tokoh masyarakat, turut berkiprah dan kerap dilibatkan dalam menentukan kebijakan di mana posisi almarhum sebagai panitia seleksi salah satunya," ungkap Kang DS.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Ia menyitir sebuah hadits jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amal darinya kecuali tiga perkara. Pertama, sodaqoh amal jariyah di mana almarhum KH Asep sangat luar biasa turut berperan dalam pendirian Ponpes Al Husaeni, sehingga yakin pahalanya akan terus mengalir.

Kedua, ilmu  yang bermanfaat terus mengalir dan ketiga anak soleh solehah. "Termasuk kita semua sebagai muridnya semoga tergolong yang hormat ke gurunya untuk menjadi generasi penerus Nahdlatul Ulama, yang harus terus diperjuangkan," imbuh Kang DS.(*) 
 

Baca Sebelumnya

Diduga Mengantuk, Sopir Ambulans RSUD Kanjuruhan Tabrak Truk Oksigen

Baca Selanjutnya

Kebakaran Gunung Panderman Kota Batu Padam, Belasan Hektar Hangus Terbakar

Tags:

nu PCNU BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H