Bupati Bandung Dukung Tim Khusus Menko PM Razia Pesantren Palsu

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

26 Jun 2025 11:07

Thumbnail Bupati Bandung Dukung Tim Khusus Menko PM Razia Pesantren Palsu
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama ulama Kab Bandung. (Foto: Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menandaskan dirinya sangat mendukung langkah yang akan dilakukan tim khusus yang telah dibentuk Menteri Kordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar untuk merazia lembaga yang mengatasnamakan pesantren atau yang disebutnya pesantren palsu.

Menurut Bupati Bandung langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik pesanten yang legal dan terdaftar di Kementerian Agama.

"Saya sangat mendukung adanya razia tersebut, sebagaimana harapan Pak Menko PM Gus Muhaimin agar pemerintah daerah juga ikut serta berperan aktif dalam upaya menertibkan lembaga yang mengatasnamakan pesantren," kata bupati dalam keterangannya, Kamis 26 Juni 2025.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menandaskan dirinya sangat mendukung langkah yang akan dilakukan tim khusus yang telah dibentuk Menteri Kordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar untuk merazia lembaga yang mengatasnamakan pesantren atau yang disebutnya pesantren palsu.

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Menurut Bupati Bandung langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik pesanten yang legal dan terdaftar di Kementerian Agama.

"Saya sangat mendukung adanya razia tersebut, sebagaimana harapan Pak Menko PM Gus Muhaimin agar pemerintah daerah juga ikut serta berperan aktif dalam upaya menertibkan lembaga yang mengatasnamakan pesantren," kata bupati dalam keterangannya, Kamis 26 Juni 2025.

Pernyataan dukungan ini disampaikan Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyusul keprihatinan atas maraknya lembaga pendidikan agama yang beroperasi tanpa izin dan melakukan praktik eksploitatif terhadap anak atau santri.

Bupati Kang DS menyebut, sejumlah kasus yang melibatkan pesantren ilegal telah mencuat termasuk di Kabupaten Bandung. Salah satunya, kasus yang melibatkan pengasuh pesantren ilegal di Soreang yang terjerat kasus pelecehan seksual beberapa bulan lalu dan sudah dijadikan tersangka.

Baca Juga:
Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

"Saya optimistis langkah Gus Muhaimin ini akan menyelamatkan marwah dan nama baik pesantren yang selama ini menjadi benteng moral di masyarakat. Ke depan tidak ada lagi yang merusak nama baik pesantren," tegasnya.

Sebagai kepala daerah, Kang DS yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu mengaku siap dan segera bergerak untuk menjalankan instruksi Menko PM tersebut.

"Kami bersama Forkopimda dan aparat siap bersama-sama menyelematkan pesantren dengan melakukan pendataan dan meresgistrasi ulang pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Bandung. Jangan ada lagi pesantren abal-abal yang malah merusak nama baik pesantren," tutur Kang DS.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kordinator Pemberdayaan Masyarakat Muihaimin Iskandar menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk merazia pesantren-pesantren abal-abal atau ilegal, terutama di Jawa Barat. 

Menko PM menegaskan, pendidikan agama harus aman, legal, dan bertanggung jawab. Jangan ada lagi lembaga yang merusak nama baik pesantren. Hal ini diungkapkannya seusai membuka Konferensi Internasional The Transformation of Pesantren di Tanah Abang, Jakarta, Selasa 24 Juni 2025 malam.

"Saya punya tim khusus sekarang, untuk merazia lembaga yang mengatasnamakan pesantren, tapi dalam tindakan dan pengelolaannya banyak melakukan praktik eksploitatif. Ada tiga yang diharamkan, pertama bullying, kedua kekerasan seksual dan ketiga intoleransi. Ini yang harus dijaga," kata Muhaimin Iskandar 

Menurutnya, razia ini bertujuan untuk menindak pesantren ilegal yang menyebabkan pencemaran nama baik sekitar 41.220 pesantren resmi di Indonesia berdasar data Kementerian Agama. 

“Saya kan menteri ya, dan tentu menggunakan kewenangan saya agar pesantren yang tidak tertib, kami tertibkan. Jadi, saya bersama teman-teman akan melakukan penyadaran, razia untuk mengingatkan karena kita tidak boleh diam melihat terjadinya penyelewengan ini," kata Gus Muhaimin yang juga Ketua Umum PKB ini.

Ia berharap Kemenag bersama pemerindah daerah dengan di-back up oleh aparat kepolisian, agar benar-benar meregistrasi, me-review, dan mendeteksi pesantren-pesantren palsu yang tumbuh dimana-mana. "Dan mengekspoitasi kemiskinan untuk kepentingan segelintir orang mengatasnamakan pesantren," ujar Muhaimin Iskandar.(*)

Baca Sebelumnya

Sirkulasi Udara hingga Jamban, Ini Kriteria Rumah Sehat Menurut Arumi Bachsin

Baca Selanjutnya

Polres Simeulue Gelar Upacara Ziarah Makam dan Tabur Bunga Peringati Hari Bhayangkara Ke-79

Tags:

razia pesantren Pesantren Muhaimin Iskandar menko PM razia ponpes BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend