Bupati Bandung: 1.224 Masyarakat Rentan Kini Punya Usaha Sukses

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Okt 2025 20:02

Thumbnail Bupati Bandung: 1.224 Masyarakat Rentan Kini Punya Usaha Sukses
Bupati Dadang Supriatna saat Graduasi Mandiri serta Penghargaan KUBE dan UEP di Sutan Raja Soreang, Jumat (24/10/25). (Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Pemkab Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka pengangguran melalui penciptaan lapangan pekerjaan yang produktif dan berkelanjutan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan program usaha ekonomi produktif (UEP) bagi kelompok usaha bersama (KUBE) dan perorangan di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Dadang Supriatna dalam kegiatan Graduasi Mandiri Menuju Indonesia Emas dan Penghargaan KUBE dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk Kabupaten Bandung lebih Bedas tahun 2025 di Sutan Raja Soreang, Jumat (24/10/2025). 

"Program ini bukan hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan dan pemberdayaan sosial yang menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal," ujar Bupati Dadang Supriatna saat memberikan sambutan. 

Baca Juga:
Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Program UEP bagi KUBE dan perorangan tersebut, memberikan ruang bagi masyarakat kurang mampu, berpenghasilan rendah serta pengangguran untuk mengembangkan keterampilan, memperluas jejaring usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan komunitas.

Setelah diluncurkan pada 1 Mei 2025, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyebut jumlah penerima manfaat program UEP tersebut berjumlah sebanyak 1.224 orang, yang terdiri dari 530 orang dalam 106 kelompok KUBE dan 694 orang penerima perorangan.

Sebelumnya 1.224 orang penerima bantuan Pemkab Bandung melalui Dinas Sosial dan pihak ketiga itu diberikan pelatihan kewirausahaan maupun keterampilan. Setelah dinilai siap, mereka diberikan bantuan permodalan agar mereka dapat memulai usaha. 

"Total anggaran yang sudah digelontorkan untuk 1.224 penerima manfaat program Usaha Ekonomi Produktif bagi KUBE dan perorangan ini mencapai sekitar Rp 7 miliar," ungkap Kang DS. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Kang DS menegaskan program ini merupakan langkah nyata Pemkab Bandung dalam mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi baru di berbagai wilayah, terutama di sektor-sektor yang berpotensi lokal, seperti pertanian, peternakan, perdagangan, kuliner, dan ekonomi kreatif.

"Melalui Usaha Ekonomi Produktif ini kita ingin memastikan bantuan pemerintah tidak berhenti pada pemberian modal semata, tetapi terus berlanjut menjadi gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan," tuturnya. 

Melalui berbagai program penciptaan lapangan pekerjaan termasuk program KUBE dan UEP ini, Pemkab Bandung ingin memastikan pembangunan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di pusat kota, tetapi juga hingga ke pelosok desa. 

Kang DS juga memberikan apresiasi dan penghargaan bagi KUBE terbaik, penerima manfaat berprestasi, serta pendamping terbaik. 

Ia berharap apresiasi yang diberikan Pemkab Bandung dapat menjadi motivasi bagi kelompok dan individu lainnya untuk terus berinovasi, bekerja keras, serta menjaga sinergi sebagai kekuatan utama dalam membangun ekonomi masyarakat.

"Saya sangat gembira karana kegiatan graduasi mandiri ini menjadi simbol keberhasilan program yang dijalankan benar-benar berdampak nyata, di mana para penerima manfaat sudah mampu berdiri di atas kaki sendiri, tanpa lagi bergantung pada bantuan sosial," tegas Kang DS. 

Bupati Bedas mengaku sangat percaya ketika masyarakat kecil tumbuh mandiri, maka ekonomi daerah akan tumbuh kuat. Oleh karena itu, Kang DS mengajak semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial dan masyarakat untuk terus berkolaborasi memperkuat program pemberdayaan ini.(*)


 

Baca Sebelumnya

Bermain 9 Orang, Persebaya Bawa Pulang 1 Poin Lawan PSBS

Baca Selanjutnya

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba Temui Kepala BGN, Pastikan MBG Tepat Sasaran

Tags:

kube uep BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds PEMKAB BANDUNG masyarakat rentan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda