KETIK, PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengapresiasi revitalisasi Alun-alun Kecamatan Moga yang berhasil diwujudkan melalui swadaya masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan saat meresmikan kawasan publik tersebut pada Kamis, 28 Mei 2026 di Moga, Pemalang, Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Anom menyampaikan terima kasih kepada para donatur, relawan, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, keberhasilan revitalisasi alun-alun menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para relawan dan seluruh pihak yang telah membantu merevitalisasi Alun-alun Kecamatan Moga. Pekerjaan ini bisa selesai dengan cepat karena adanya swadaya dan kebersamaan dari masyarakat,” ujar Anom.
Ia menilai partisipasi para donatur dalam pembangunan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan fasilitas umum. Semangat kebersamaan seperti itu, lanjutnya, perlu terus dipelihara untuk mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga:
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab PemalangBupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya berpesan kepada masyarakat Moga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini. Mari saling mengingatkan dan peduli terhadap lingkungan serta fasilitas umum yang ada di alun-alun,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Moga, Drajat, menjelaskan bahwa revitalisasi dilakukan karena kondisi alun-alun sebelumnya dinilai kurang tertata dan terlihat kumuh.
Berangkat dari kondisi tersebut, pihak kecamatan berinisiatif melakukan penataan kawasan. Drajat mengaku turut menyusun desain revitalisasi sebelum dikonsultasikan kepada Bupati Pemalang.
Baca Juga:
Bupati Pemalang Serahkan Sapi Kurban untuk Warga Binaan Rutan“Saya mencoba membuat desainnya, kemudian kami konsultasikan kepada Pak Bupati dan akhirnya disetujui,” kata Drajat
Setelah mendapatkan persetujuan, pemerintah kecamatan bersama tokoh masyarakat sepakat melaksanakan pembangunan secara gotong royong dengan dukungan dana swadaya dari masyarakat dan para donatur.
Menurut Drajat, total dana yang berhasil dihimpun dari para donatur mencapai Rp211,5 juta. Sementara kebutuhan anggaran pembangunan secara keseluruhan mencapai Rp265,5 juta.
“Masih ada kekurangan pembayaran material sekitar Rp54 juta. Namun hari ini ada tambahan bantuan dari struktur Kecamatan Moga sebesar Rp20 juta, sehingga sisa kekurangan sekitar Rp34 juta,” jelasnya.
Peresmian revitalisasi Alun-alun Kecamatan Moga turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Endro Johan Kusumo, Ketua TP-PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Pemalang, Forkopimca Moga, serta masyarakat setempat.
Keberhasilan revitalisasi Alun-alun Moga diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang nyaman, representatif, dan bermanfaat bagi warga.(*)