Buntut Konflik Pihak Sekolah dan Yayasan, Delapan Siswa SMK Prapanca 2 Surabaya Tidak Lulus

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Marno

7 Mei 2023 07:35

Thumbnail Buntut Konflik Pihak Sekolah dan Yayasan, Delapan Siswa SMK Prapanca 2 Surabaya Tidak Lulus
Delapan siswa SMK Prapanca 2 Surabaya ini tidak diluluskan oleh pihak sekolah buntut konflik pihak yayasan dan sekolah, Minggu (7/5/2023). (Foto : M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Buntut konflik yang terjadi antara pihak sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya dengan Yayasan membuat delapan siswa dari sekolah tersebut tidak diluluskan oleh pihak sekolah. Hal ini membuat delapan siswa ini merasa sedih dan kecewa.

“Kami kecewa sekali tidak diluluskan. kami mempertanyakan ini sampai ke diknas, pihak sekolah dan yayasan  juga memperjuangkan kami sebagai siswa untuk bisa lulus. Karena itu, kami berharap bisa lulus sehingga bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ucap Meysia Maulidah, salah seorang siswi SMK Prapanca 2, Minggu (7/5/2023).

Mey bersama teman-temannya merasa sedih karena tidak lulus meskipun selama ini delapan siswa ini mengikuti proses belajar mengajar dan mengerjakan tugas sekolah. Selain itu, mereka mengikuti ujian sekolah dengan baik. Mereka tidak tahu mengapa tidak diluluskan oleh pihak sekolah.

“Kami sudah mengerjakan tugas-tugas kami di sekolah, tapi kenapa ujug-ujugnya kami tidak lulus. Kami juga mengikuti pelajaran dan ujian dengan baik,” ungkapnya. 

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Hal yang sama juga disampaikan Anan Sholeh, siswa SMK Prapanca 2 yang juga tidak diluluskan pihak sekolah. Dia tidak habis pikir kalau pihak sekolah tidak melulusannya bersama 7 temannya yang lain. Memang dia mengetahu ada konflik di sekolah dengan yayasan.

“Kami ini korban dari kesewenang-wenangan pihak sekolah yang tidak meluluskan kami. Sungguh kami sangat sedih dan kecewa. Kami berharap pemerintah bisa membantu permasalah kami ini,” ujar Sholeh, dengan nada lesu.  

Sementara itu, Suko Harjono, Ketua Yayasan Baru sekolah ini menyebutkan, delapan siswa yang tidak lulus ini merupakan korban persekongkolan jahat antara yayasan lama  dengan pihak sekolah, dengan kepala sekolahnya, Gugus Legowo.

“Ini persekongkolan jahat pihak yayasan lama dengan sekolah. Ya, ini buntut dari konflik yang terjadi pada Januari lalu," ujar Suko Harjono.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Menurutnya, delapan siswa yang tidak lulus ini karena tetap memilih bertahan di sekolah ini dalam naungan yayasan baru. Pihaknya sudah sampaikan ke Pengawas Pendidikan Jatim, kalau delapan siswa ini tidak diperbolehkan ujian bersama siswa lainnya, yang memilih belajar pada sekolah di nauangan yayasan lama. 

“Ini sudah disetitng oleh mereka. Kami sebenarnya sudah menemui Bu Henny sebagai Pengawas Pendidikan Jawa Timur. Bahwa mereka anak-anak ini tidak diperbolehkan ikut ujian, dan akhirnya tidak diluluskan. Tolong mohon Pak Menteri dan Pak Presiden Jokowi, ini adalah penelantaran anak-anak bangsa. Kami memang ada konflik dengan mereka tapi jangan dikorbankan anak anak ini,” jelas Suko. 

Suko menambahkan, selain sudah melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan Jatim, namun tidak mendapat respons dengan baik, kasus ini juga masih dalam proses hukum.

"Jadi kasus konflik ini sudah masuk ranah hukum dan statusnya masih belum inkrah. Jadi mereka tidak boleh memberikan keputusan yang semena-mena,” tandasnya.

Sementara itu, terkait tidak lulusnya 8 siswa ini, awak media mencoba menemui pihak sekolah versi yayasan lama, yang lokasinya bersebelahan dengan sekolah SMK Prapanca 2, namun kepala sekolah belum bisa dikonfirmasi karena sedang tidak ada di tempat. (*)

Baca Sebelumnya

Nyaleg Demokrat DPRD Jatim, Sekretaris PP Surabaya Bikin Surat Terbuka

Baca Selanjutnya

Huawei Luncurkan Tablet MatePad 11, Menyerupai PC atau Laptop

Tags:

Konflik yayasan dan sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya Siswa tidak lulus sekolah surabaya Jawa timur

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar