KETIK, BLITAR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses layanan keuangan hingga ke tingkat desa. Salah satu langkah yang dilakukan melalui BRI Branch Office (BO) Trenggalek yakni mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk bergabung menjadi Agen BRILink.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Optimalisasi untuk Menjadi BRILink Agen dan Penguatan Pemberdayaan Digital Desa yang digelar di Gedung Bhawarasa Pendopo Kabupaten Trenggalek, Kamis 17 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti BUMDes se-Kabupaten Trenggalek. Selain memperkenalkan peluang menjadi Agen BRILink, kegiatan juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha desa terhadap pemanfaatan layanan keuangan dan teknologi digital.

Melalui Agen BRILink, masyarakat desa dapat mengakses berbagai layanan transaksi perbankan dengan lebih dekat tanpa harus datang langsung ke kantor bank.

Di sisi lain, skema tersebut juga dinilai membuka peluang bagi BUMDes untuk menambah lini usaha sekaligus mendapatkan sumber pendapatan baru. Peran BUMDes pun dapat semakin diperkuat sebagai salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di desa.

Baca Juga:
PAD Pariwisata Pacitan Capai 69,1 Persen, Dinas Optimis Tembus Target Rp11,8 Miliar

Branch Office Head BRI Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, mengatakan BUMDes memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat desa.

Menurutnya, kolaborasi antara BRI dan BUMDes dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus menciptakan peluang usaha baru di tingkat desa.

“BUMDes memiliki posisi yang sangat dekat dengan masyarakat desa. Dengan menjadi BRILink Agen, BUMDes tidak hanya dapat menghadirkan akses layanan perbankan yang lebih mudah bagi masyarakat, tetapi juga memperoleh peluang pengembangan usaha yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa,” ujar Ikhwan.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi juga membuat digitalisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas usaha masyarakat.

Baca Juga:
BRI Blitar Pilih Turun Langsung Temui Nasabah, Dengarkan Kebutuhan dan Masukan

Karena itu, BRI mendorong terbentuknya ekosistem keuangan yang lebih inklusif dengan melibatkan pelaku ekonomi di tingkat desa, termasuk BUMDes.

“Harapannya, BRILink Agen dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang semakin kuat. Masyarakat mendapat kemudahan bertransaksi, sementara BUMDes memiliki peluang untuk memperluas layanan dan meningkatkan aktivitas usahanya,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Senior Manager Ultra Micro Business Department BRI Regional Office Malang, Perwita Herida, turut memberikan pemaparan kepada peserta.

Materi yang disampaikan antara lain berkaitan dengan peluang pengembangan usaha melalui Agen BRILink serta pentingnya transformasi digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

BRI BO Trenggalek berharap kegiatan tersebut dapat mendorong semakin banyak BUMDes di Kabupaten Trenggalek mengambil peran sebagai Agen BRILink.

Dengan semakin luasnya jaringan Agen BRILink, akses masyarakat terhadap layanan keuangan diharapkan semakin mudah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

Ikhwan menegaskan, BRI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMDes, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas manfaat layanan keuangan di masyarakat.

“BRI akan terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMDes, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap penguatan Agen BRILink juga dapat berjalan beriringan dengan perkembangan digitalisasi di desa.

“Kami berharap penguatan BRILink Agen dapat ikut mendorong desa yang semakin mandiri, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan digital,” pungkas Ikhwan.