Bulog Impor Perdana 20.000 Ton Jagung dari Argentina, untuk Stabilisasi Harga Pakan Ternak

Editor: Marno

15 Nov 2023 07:28

Thumbnail Bulog Impor Perdana 20.000 Ton Jagung dari Argentina, untuk Stabilisasi Harga Pakan Ternak
Dirut Perum Bulog Budi Waseso menunjukkan jagung pakan impor dari Argentina di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Rabu (15/11/2023). (Sumarno/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kabar gembira bagi peternak mandiri yang selama ini mengeluhkan tingginya harga jagung pakan. Pasalnya sebanyak 20.000 ton jagung pakan impor perdana dari Argentina siap didistribusikan untuk menstabilkan harga pakan di peternak.

Proses bongkar muat jagung pakan di kapal Vietnam itu disaksikan Dirut Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Rabu (15/11/2023).

"Hari ini saya pastikan langsung kedatangan kapal pertama dari Vietnam sebanyak 20.000 ton jagung pakan. Ini merupakan kedatangan perdana dari penugasan tahap pertama sejumlah 250.000 ton, adapun total penugasan yang diberikan kepada Bulog sebanyak 500.000 ton” kata Budi Waseso.

Foto Budi Waseso menunjukkan craine yang melakukan bongkar muat 20.000 ton jagung impor di atas kapal Vietnam. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)Budi Waseso menunjukkan craine yang melakukan bongkar muat 20.000 ton jagung impor di atas kapal Vietnam. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkap Pengurus Kwarda Pramuka Jatim 2025-2030

Memang pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor jagung pakan sebanyak 500.000 ton secara bertahap guna mengatasi defisit produksi pada kuartal IV 2023

Kebijakan mengimpor jagung ini merupakan respons pemerintah terhadap keluhan para peternak terkait melambungnya harga jagung. "Yang penting pemerintah mengupayakan apa yang dikeluhkan oleh peternak mandiri," ujar mantan kepala Badan Narkotika Nasional itu.

Menurut mantan Kabareskrim ini jagung pakan impor tersebut segera dijual ke peternak sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah untuk meredam kenaikan harga jagung pakan yang saat ini terjadi. Kebutuhan jagung pakan terbesar dan pertama kali yang membutuhkan adalah Jawa Timur.

"Kami sudah mengantongi daftar peternak yang akan mendapat jagung pakan ini. Kami optimis dengan impor ini harga jagung pakan bisa segera turun", ungkap Budi Waseso.

Baca Juga:
Ketua Kwarnas Kak Buwas Instruksikan Pramuka hingga ke Gudep Sukseskan Swasembada Pangan

Purnawirawan polisi berpangkat Komisaris Jenderal ini mengaku sudah bekerja sama dengan kelompok peternak mandiri. 

Foto Craine yang membongkar muat 20.000 ton jagung impor perdana dari Argentina. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)Craine yang membongkar muat 20.000 ton jagung impor perdana dari Argentina. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)

"Secepatnya ini kita salurkan seperti peternak mandiri di Blitar, jumlah kebutuhannya kan banyak. Sudah kita hubungi, kebutuhannya berapa dan kapan segera kita diskusikan," paparnya.

Soal stabilisasi harga jagung ini memang penting untuk menahan inflasi. Bila harga jagung mahal, maka akan berimbas harga daging ayam dan telur ayam juga mahal. "Konsumen yang dirugikan. Ini dari hulu hilirnya kita tangani dahulu," ujar ketua Kwarnas Gerakan Pramuka itu.

Mantan kepala Badan Narkotika Nasional ini menjelaskan untuk penyaluran 500.000 jagung pakan impor ini ditargetkan selesai sekitar Januari 2023. Hal ini dilakukan untuk menghindari bertabrakan dengan produksi dalam negeri, musim panen jagung petani sekitar Maret 2023.

"Jangan sampai kita nabrak, kasihan petani. Nanti tetap dievaluasi seberapa besar produksi untuk memenuhi kebutuhan mereka oleh menteri pertanian," ujarnya setelah turun dari kapal berbendera Vietnam itu.

Budi Waseso ini menjelaskan kegagalan panen bukan salah siapa-siapa, namun karena alam. "Ada El Nino, cuaca panas, kekeringan. Jadi tanaman jagung tidak berhasil," terangnya.

Foto Budi Waseso (tengah) berjalan menuju tempat bongkar muat 20.000 jagung impor di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)Budi Waseso (tengah) berjalan menuju tempat bongkar muat 20.000 jagung impor di Terminal Teluk Lamong, Surabaya. (Foto: Sumarno/Ketik.co.id)

Menyikapi hal itu, lanjut Budi Waseso, Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kebijakan percepatan seluruh tanaman. "Seperti padi, jagung, kedelai, dan lainnya," urainya.

Mengenai total impor jagung dalam setahun,  Budi Waseso mengatakan itu tergantung kebutuhan. "Kita mengutamakan produk dalam negeri seluruhnya entah beras atau apa. Tapi di kala ada kekurangan terkendala cuaca dan lainnya, kita harus terpenuhi dari stok kebutuhan. Jadi tidak bisa dipastikan berapa kebutuhan setahun. Kalau produksi berlebihan, kita tak perlu impor," ujar pejabat kelahiran 19 Februari 1960 itu.

Importasi jagung pakan pada akhirnya menjadi keputusan pemerintah, seiring harga jagung di dalam negeri yang tidak kunjung melandai. Rata-rata harga jagung pakan di tingkat peternak secara nasional di atas Rp 7.000 per kilogram.

Padahal, pemerintah menetapkan harga acuan penjualan (HAP) jagung pakan di tingkat peternak sebesar Rp 5.000 per kilogram. (*)

Baca Sebelumnya

Diskopindag Kota Malang Pastikan Revitalisasi Pasar Buku Wilis Selesai Desember 2023

Baca Selanjutnya

Kampanye Olah Sampah, Guru Bumiaji Kota Batu Ikuti Jalan Kreasi Daur Ulang Sampah

Tags:

Perum Bulog Impor Jagung Budi Waseso Stabilisasi Harga Jagung Teluk Lamong

Berita lainnya oleh Marno

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

9 April 2026 18:20

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

6 April 2026 10:15

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik  Festival Film di Prancis

1 April 2026 18:40

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik Festival Film di Prancis

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

31 Maret 2026 15:29

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

17 Maret 2026 20:36

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

16 Maret 2026 21:05

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar