Bukan Janji Kosong! Bupati Sleman Siapkan Dana Rp 50 Juta per Padukuhan, Kapan Mulai?

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

24 Sep 2025 07:30

Thumbnail Bukan Janji Kosong! Bupati Sleman Siapkan Dana Rp 50 Juta per Padukuhan, Kapan Mulai?
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman Abu Bakar. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) tengah menyiapkan realisasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. Program andalan ini berupa alokasi dana Rp 50 juta per padukuhan per tahun, yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat paling bawah.

Seperti kita ketahui di Kabupaten Sleman terdapat sebanyak 1.212 padukuhan. Dengan begitu setidaknya butuh anggaran Rp 60,6 miliar untuk merealisasikan program ini.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) 
Pemkab Sleman, Abu Bakar, Selasa 23 September 2025, menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah menyiapkan tata kelola dan pendukung lainnya agar program berjalan lancar dan akuntabel.

"Tujuannya adalah agar masyarakat di tingkat padukuhan dapat menentukan sendiri prioritas pembangunan di wilayah mereka," ungkap Abu Bakar.

Ia menambahkan, dana stimulan ini sebaiknya dapat fokus digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan. Ia contohkan pembangunan jalan dengan batako yang ramah lingkungan karena mampu menyerap air hujan.

"Kami akan menyiapkan konsep tersebut untuk diajukan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD. Kami butuh arahan agar program ini tepat sasaran dan berkesinambungan," tambahnya.

Untuk itulah Abu Bakar mengaku segera berkoordinasi dengan OPD terkait lainnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya menyangkut program ini.

Untuk Pemerataan Pembangunan

Untuk diketahui, program alokasi dana Rp 50 juta bagi setiap padukuhan yang ada di Sleman ini adalah salah satu janji kampanye Harda Kiswaya pada saat kampanye Pilkada Sleman lalu. Sebagai Bupati Sleman yang dilantik pada awal 2025, ia menargetkan program ini bisa mulai berjalan efektif pada tahun anggaran 2026.

"Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan Sleman yang lebih maju dan sejahtera secara merata. Dengan adanya program ini, kami berharap setiap padukuhan dapat berkembang secara mandiri, dan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan," kata Harda Kiswaya dalam sebuah kesempatan.

Saat ini, Bupati Sleman tengah berkoordinasi dengan DPRD untuk merumuskan regulasi dan mekanismenya. Ia berharap program ini dapat segera masuk dalam perencanaan anggaran 2026 agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas. (*)

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri
Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Sebelumnya

Bupati Sleman Lantik 83 Pejabat Baru, Tekankan Peningkatan Layanan dan Integritas

Baca Selanjutnya

Wabup Jember Djoko Susanto Laporkan Pemkab ke KPK, Mendagri dan Gubernur Jatim, Ini Pokok Masalahnya

Tags:

Dana Desa Sleman Pemkab Sleman BKAD Pemerataan pembangunan Infrastruktur Jalan Dana Padukuhan Sleman BKAD Sleman Program Harda Kiswaya Anggaran Daerah Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar