KETIK, BANDAR LAMPUNG – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku memiliki kedekatan khusus dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Di hadapan peserta Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026, Prabowo bahkan berkelakar bahwa dirinya sudah mengenal karakter para tokoh organisasi tersebut sejak lama.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Munas HIPMI yang menjadi ajang pemilihan ketua umum periode 2026-2030. Dalam sambutannya, Prabowo menilai HIPMI memiliki peran strategis dalam mencetak pengusaha muda yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Menurut Prabowo, kedekatannya dengan HIPMI bukan hal baru. Ia mengaku sudah lama mengenal banyak tokoh yang lahir dan berkembang dari organisasi tersebut.
"Makanya bener-bener sepertinya saya sama Hipmi agak cocok begitu dari dulu. Karena saya kenal tokoh-tokoh Hipmi semua hampir semuanya ya," kata Prabowo.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Senilai Rp152,9 MiliarSuasana kemudian mencair ketika Prabowo melontarkan candaan terkait pengalamannya berinteraksi dengan para anggota HIPMI. Ia mengaku sudah memahami karakter dan kebiasaan sebagian besar tokoh organisasi pengusaha muda itu.
"Jadi jangan macem-macem aku sudah tahu kelakuanmu semua itu, gelagatnya pun sudah saya tahu," ujar Prabowo.
Di balik candaan tersebut, Prabowo menyampaikan pesan serius mengenai pentingnya peran HIPMI dalam pembangunan nasional. Menurutnya, organisasi yang menjadi wadah pengusaha muda ini memiliki posisi strategis dalam melahirkan generasi pelaku usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan.
Prabowo menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari rasa nasionalisme yang kuat. Karena itu, ia mengapresiasi nilai-nilai yang selama ini diusung HIPMI sejak awal berdiri.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Terima Laporan Program Perumahan, Bedah 400 Ribu Rumah dan Rusun Subsidi"Lahirnya Hipmi dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya, tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme," kata Prabowo.
Pesan tersebut menjadi sorotan utama dalam pidatonya. Di tengah tantangan ekonomi global, Prabowo menilai pengusaha muda Indonesia perlu memiliki komitmen untuk ikut membangun bangsa melalui dunia usaha.
Selain membahas peran HIPMI, Prabowo juga sempat mengundang tawa peserta saat menyinggung angka delapan yang menurutnya selalu hadir dalam berbagai momen penting kehidupannya.
Ia mencoba menjumlahkan tanggal pelaksanaan Munas HIPMI yang berlangsung pada 10 Juni 2026. Dari perhitungan tersebut, Prabowo menyimpulkan bahwa hasil akhirnya kembali mengarah pada angka delapan.
"2026 jumlahnya 10 ya. Oh ya okelah. Bukan, 10. Iya benar 10, satu tambah 6 (sama dengan) 7, 7 sama 10 (sama dengan) 17. Satu sama tujuh (sama dengan) 8. Makanya angka 8 itu angka selalu melekat sama saya," tutur Prabowo.
Sebelumnya, ia juga menjelaskan bahwa tanggal pelaksanaan Munas HIPMI yang jatuh pada 10 Juni menghasilkan angka delapan jika dijumlahkan.
"Saya diberitahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun HIPMI tanggal 10 Juni 2026 ya. Kalau dijumlahkan angkanya ini angka baik, 10 Juni, Juni kan bulan ke-6 ya. Jadi kalau 10 + 6 itu kan 17 ya kan. Satu sama tujuh (sama dengan) delapan," ujar Prabowo.
Munas XVIII HIPMI tahun ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum pemilihan Ketua Umum HIPMI periode 2026-2030.
Empat nama tercatat maju dalam bursa calon ketua umum, yakni Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla.
Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pembukaan Munas tersebut, di antaranya Ahmad Muzani, Sultan Bachtiar Najamudin, serta Bahlil Lahadalia.
Melalui forum ini, Prabowo berharap HIPMI terus melahirkan pengusaha muda yang tidak hanya tangguh dalam bisnis, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)