KETIK, JAKARTA – Pulau Dewata kembali menjadi tempat pengabdian Brigjen Putu Putera Sadana. Perwira tinggi Polri itu resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.
Brigjen Putu Putera Sadana menggantikan Brigjen Budi Sajidin yang kini mendapat tugas baru sebagai Kepala BNNP Banten.
Bagi Brigjen Putu Putera Sadana, jabatan tersebut bukan sekadar amanah baru. Bali merupakan tempat yang memiliki kedekatan tersendiri baginya.
Perwira kelahiran Mengwi, Kabupaten Badung, itu mengawali perjalanan kariernya sebagai anggota Polri di Pulau Dewata.
Ia pernah bertugas di Sat Samapta Polres Buleleng, kemudian menjadi anggota Polsek Ubud.
Baca Juga:
Brigjen Putu Putera: Menolak Narkoba Investasi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045Kariernya terus berkembang. Putera Sadana dipercaya menjabat Kasatreskrim Polres Bangli hingga Kapolsek Kuta.
Dari Bali, ia kemudian mendapat sejumlah penugasan di luar daerah. Salah satunya sebagai Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Namun, pengabdiannya di tanah kelahiran kembali berlanjut. Pada 2015, Putera Sadana dipercaya menjadi Kapolres Tabanan.
Setelah menyelesaikan tugasnya di Tabanan, ia kembali mendapat penugasan di wilayah Polda Metro Jaya sebagai Wakapolrestro Bekasi.
Baca Juga:
Mengenal Brigjen Putu Putera, Mayor Teddy-nya Prabowo saat Pilpres 2009Pengalaman Brigjen Putu Putera Sadana tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Ia juga mendapat kesempatan mengikuti sejumlah penugasan dan pendidikan di luar negeri.
Di antaranya, ia pernah terlibat dalam Kontingen Garuda XXIV, mengikuti pelatihan Hostage Negotiation di New Mexico, Amerika Serikat, serta Counter Child Sex Abused di Tokyo, Jepang.
Ia juga menyelesaikan pendidikan di FBINA-Quantico, Amerika Serikat, pada 2008. Setahun sebelumnya, ia mengikuti pendidikan di Vicenza, Italia.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Putera Sadana sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Ia kemudian dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua. Setelah itu, Putera Sadana menjabat Kabidkum Polda Metro Jaya.
Kariernya berlanjut ketika ia menjadi Perwira Tinggi (Pati) Baharkam Polri yang ditugaskan di MPR.
Kini, setelah melewati perjalanan panjang di berbagai daerah dan penugasan, Putera Sadana kembali ke Bali.
Kali ini, tugas yang diembannya berbeda. Ia berada di garis depan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Pulau Dewata.
Dengan pengalaman panjang di kepolisian, Putu Putera Sadana membawa semangat yang ia sebut sebagai war on drugs for humanity.
Baginya, perang melawan narkotika bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya melindungi masyarakat Bali.
Kembalinya putra Mengwi tersebut ke Bali pun menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya sebagai seorang perwira Polri. (*)