KETIK, BLITAR – Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum bagi BRI Branch Office Blitar untuk memperkuat kedekatan dengan nasabah. Bukan sekadar seremoni, jajaran manajemen BRI memilih turun langsung ke ruang pelayanan untuk menyapa dan mendengarkan kebutuhan nasabah.

Langkah tersebut dilakukan dengan mengusung semangat Think Customer, yang menempatkan pengalaman dan kebutuhan nasabah sebagai bagian penting dalam pengembangan layanan perbankan.

Branch Office Head BRI Blitar, Yudika Hanafi, hadir langsung di Banking Hall BRI Blitar pada Jumat 4 September 2026. Ia menyapa nasabah yang datang sekaligus berbincang mengenai pengalaman mereka selama mendapatkan layanan BRI.

Sejumlah nasabah juga menerima gift sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas yang telah terbangun selama ini.

Menurut Yudika, interaksi langsung dengan nasabah justru menjadi bagian penting untuk mengetahui apakah pelayanan yang diberikan sudah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Supriadi Kuwat Raih Tokoh Kepemimpinan Legislatif Inspiratif, Dedikasikan Penghargaan untuk Pelayanan Publik

“Hari Pelanggan Nasional bagi kami bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah. Kami ingin menyapa langsung, berbincang, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan maupun masukan nasabah, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI,” ujar Yudika Hanafi, Selasa 15 September 2026.

Ia mengatakan, bertemu langsung dengan nasabah memberikan perspektif berbeda bagi jajaran manajemen. Sebab, masukan yang muncul dari interaksi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Ketika kita bertemu langsung dengan nasabah, kita bisa mendengar cerita mereka, memahami kebutuhannya, dan mendapatkan masukan yang sangat berarti. Hal-hal sederhana seperti sapaan, perhatian, dan mendengarkan nasabah menjadi bagian penting dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih baik,” katanya.

Bagi BRI, hubungan dengan nasabah bukan semata-mata dibangun melalui transaksi. Kepercayaan yang bertahan selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan layanan perbankan di tengah aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
Bentuk Komitmen Perlindungan, BRI Insurance Bayar Klaim Rp572,36 Juta ke PT Haka Utama Sejahtera

Hal itu salah satunya tercermin dari pengalaman Bambang Sunarwisnu, nasabah BRI asal Blitar yang telah menggunakan layanan bank tersebut sejak 1990.

Selama lebih dari tiga dekade menjadi nasabah, Bambang merasakan layanan BRI turut mendukung aktivitas usahanya. Salah satu hal yang menurutnya paling membantu adalah kecepatan dalam merespons kebutuhan perbankan.

“Saya sudah menjadi nasabah BRI sejak tahun 1990. Selama menjadi nasabah, layanan yang diberikan BRI sangat cepat. Bagi saya, hal ini sangat membantu dan memperlancar proses bisnis yang saya jalankan,” ujar Bambang.

Menurutnya, kecepatan pelayanan menjadi faktor penting bagi pelaku usaha. Sebab, aktivitas bisnis kerap membutuhkan proses perbankan yang cepat agar berbagai kebutuhan dapat segera diselesaikan.

Cerita Bambang menjadi salah satu gambaran bahwa hubungan antara bank dan nasabah dapat tumbuh dalam rentang waktu yang panjang. Dari transaksi sehari-hari, layanan berkembang menjadi kepercayaan yang terus dijaga.

Bagi BRI Branch Office Blitar, momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas layanan tidak hanya berbicara mengenai teknologi maupun produk perbankan.

Lebih dari itu, ada hubungan antarmanusia yang perlu terus dirawat. Sapaan, perhatian, kecepatan merespons, hingga kesediaan mendengarkan menjadi bagian kecil yang menentukan pengalaman nasabah ketika berhadapan dengan layanan perbankan.

Semangat Think Customer pun pada akhirnya tidak berhenti pada peringatan satu hari. Prinsip tersebut menjadi dorongan agar kebutuhan nasabah tetap menjadi salah satu pijakan dalam menghadirkan layanan BRI yang semakin dekat, cepat, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.