BPKP DIY Audit Dugaan Korupsi Pengadaan WiFi Gratis, Polresta Sleman Tunggu Hasil

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

27 Jun 2025 09:29

Thumbnail BPKP DIY Audit Dugaan Korupsi Pengadaan WiFi Gratis, Polresta Sleman Tunggu Hasil
Polresta Sleman menduga terjadi penyimpangan pada pengadaan wireless fidelity (Wifi) Tahun Anggaran 2022-2023 di lingkungan Diskominfo Pemab Sleman. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)

KETIK, YOGYAKARTA – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DI Yogyakarta saat ini tengah melakukan audit dugaan penyimpangan pengadaan wireless fidelity (Wifi)  Tahun Anggaran 2022-2023 di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Sleman.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Koordinator Pengawasan (Korwas) Bidang Investigasi Perwakilan BPKP DI Yogyakarta IG Setya Rudi Wiyana saat dikonfirmasi Kamis malam 26 Juni 2025.

Rudi Wiyana mengatakan audit yang dilakukan instansinya berupa audit investigasi. Permintaan audit Investigasi ini diajukan oleh penyidik Polresta Sleman.

Perlu diletahui audit investigasi dilakukan dalam rangka mengungkapkan terjadi tidaknya penyimpangan atau fraud. Serta untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat terkait tindak pidana korupsi.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Foto Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) D I Yogyakarta. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) D I Yogyakarta. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)

Hasil audit ini dapat digunakan sebagai dasar untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk penegakan hukum. Sedangkan tahapan utamanya berupa,  perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. 

Diungkapkan oleh Rudi Wiyana bahwa proses audit investigasi yang dilakukan oleh BPKP DIY terkait kasus tersebut saat ini memasuki tahap pengembangan informasi awal.

"Audit kami tidak mengarah ke siapa, tetapi membuktikan hipotesis," pungkas Rudi Wiyana.

Baca Juga:
Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Beberapa waktu terakhir dugaan penyelewengan pengadaan Wifi gratis (free Wifi) Sleman yang diperuntukan bagi pedukuhan, komunitas, dan pasar tradisional marak diberitakan.

Polresta Sleman menduga terjadi markup dalam proses pengadaan wifi yang dibiayai oleh APBD TA 2022 senilai Rp3.203.200.000 dan APBD TA 2023 sebesar Rp5.374.950.000.

Kasatreskrim Polresta Sleman, yang saat itu dijabat oleh AKP Riski Adrian dan per 21 Mei 2025 digantilan oleh  AKP Wahyu Agha Ari Septyan, mengungkapkan sejumlah pihak dari Diskominfo Sleman maupun penerima manfaat telah dipanggil oleh penyidik sebagai saksi dalam kasus ini. Disebutkan proses penyelidikan kasus tersebut telah dilakukan sejak akhir tahun 2024 lalum

Adapun pengadaan langganan free Wifi pedukuhan, komunitas, dan pasar tradisional merupakan program prioritas Bupati Sleman periode 2021 - 2024, Kustini Sri Purnomo.yang dimulai sejak tahun 2021.

"Kami yakin kasus ini bisa naik ke tahap penyidikan. Hanya saja jika berbicara mengenai fakta hukum. Selaku penyidik kami harus menunggu hasil audit dari BPKP dahulu," jelas Riski Adrian saat itu. (*)

Baca Sebelumnya

Satu Suro, Ini Tradisi Orang Jawa Menurut Sekretaris FPK Jember

Baca Selanjutnya

Hadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, Bupati Asahan Serahkan Piagam Penghargaan

Tags:

BPKP Diskominfo Sleman Dugaan Penyimpangan Pengadaan Wifi Audit Investigasi Polresta Sleman Kasus korupsi APBD Sleman Kustini Sri Purnomo

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar