BP Taskin Konsolidasikan Data Kemiskinan untuk Percepat Pengentasan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

24 Nov 2024 10:27

Thumbnail BP Taskin Konsolidasikan Data Kemiskinan untuk Percepat Pengentasan
Budiman Sudjatmiko, saat konsolidasi rencana besar untuk mengintegrasikan data kemiskinan di tingkat nasional, Jumat 22 November 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, mengungkapkan rencana besar untuk mengintegrasikan data kemiskinan di tingkat nasional.

Proses ini melibatkan kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan perusahaan negara.

“Kami menargetkan konsolidasi data ini selesai pada akhir tahun 2024. Dengan data yang terintegrasi, kami dapat memastikan bahwa kebijakan sosial dan program bantuan untuk tahun 2025 lebih tepat sasaran,” ujar Budiman dalam rapat koordinasi, Jumat 22 November 2024.

Rapat tersebut melibatkan 27 kementerian dan lembaga, serta 154 program terkait yang mendukung pengentasan kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS) akan menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam mengelola data hasil konsolidasi ini.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Data tersebut diharapkan dapat mengurangi kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial dan meningkatkan efisiensi intervensi pemerintah.

Sebagai bagian dari proses konsolidasi, beberapa BUMN seperti PT PLN dan PT Pertamina telah menyerahkan data mereka sejak awal November 2024. Budiman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan ini.

“Kemiskinan tidak bisa diselesaikan dengan cara sektoral. Harus ada pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta,” katanya.

Budiman juga menyoroti perlunya Indonesia belajar dari negara-negara seperti China dan Brasil yang berhasil menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

“Pendekatan mereka bukan hanya tentang memberikan bantuan sosial, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat miskin produktif. Ini yang akan menjadi fokus kami ke depan,” ujarnya.

Saat ini, tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia berada di angka 0,8 persen, sedangkan tingkat kemiskinan umum tercatat sebesar 9 persen. Pemerintah menargetkan penurunan angka ini secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.

“Dengan data yang lebih akurat dan intervensi yang lebih terarah, kami optimis angka kemiskinan dapat terus ditekan. Ini bukan hanya soal statistik, tapi soal memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegas Budiman.

Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memanfaatkan teknologi dan data dalam merumuskan kebijakan yang efektif. Integrasi data ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membangun program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan dan berdampak luas.(*)

Baca Sebelumnya

5 Larangan Selama Masa Tenang Pilkada 2024, Poin Terakhir Paling Sering Dilanggar

Baca Selanjutnya

Dugaan Money Politics Terkuak di Minggir Sleman, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Tags:

Budiman Sudjatmiko kemiskinan nasional

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar