Bondowoso Republik Kopi (BRK) Reborn, Dorong Petani Kopi Lebih Sejahtera

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

14 Mei 2025 20:19

Thumbnail Bondowoso Republik Kopi (BRK) Reborn, Dorong Petani Kopi Lebih Sejahtera
Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid. (Foto: Haryono/ Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Bondowoso Republik Kopi (BRK) merupakan merek resmi milik Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah terdaftar dan memiliki legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM.

BRK bukan sekadar nama, melainkan representasi dari upaya pemerintah, khususnya saat kepemimpinan Bupati Amin Said Husni, untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kopi Bondowoso, demi kesejahteraan para petaninya.

Inisiatif ini melibatkan berbagai sektor, termasuk perbankan sebagai sumber permodalan, serta lembaga penelitian seperti Puslitkoka. Hasilnya, kopi Bondowoso berhasil naik kelas, baik dari segi kualitas maupun nilai jual.

Bahkan, kopi yang tumbuh di kawasan lereng Ijen-Raung dan Hyang Argopuro telah memperoleh status Indikasi Geografis (IG), menandakan keaslian dan keunikan produknya.

BRK pertama kali dideklarasikan pada 22 Mei 2016 dalam acara coffee morning di halaman Arabica Homestay Sempol, Kecamatan Ijen. Namun, selama periode pemerintahan 2018-2023, BRK tidak lagi menjadi fokus.

Kini, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bertekad menghidupkan kembali semangat BRK lewat konsep BRK Reborn. Ia berkomitmen melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga keuangan untuk mendukung permodalan petani, hingga pelaku UMKM dalam rantai hilir untuk pengolahan dan pemasaran.

Menurutnya, Bondowoso sudah memiliki brand yang kuat dan tinggal dikembangkan secara menyeluruh. Bupati Hamid juga menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Jerman, di mana nama Bondowoso belum dikenal di pasar Eropa.

Hal ini menjadi motivasi tersendiri untuk memperkenalkan kopi Bondowoso di tingkat global. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah akan memperbaiki seluruh rantai sektor kopi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga penyajiannya.

Bahkan, Dinas Pertanian berencana mengembangkan varietas kopi unik khas Bondowoso. Menurutnya, meski kopi Bondowoso telah memiliki IG, sering kali saat dijual, nama daerahnya tidak ikut terangkat sehingga Bondowoso kehilangan nilai tambah.

Ia menekankan pentingnya pengolahan kopi menjadi produk setengah jadi atau produk jadi, terutama untuk pasar menengah ke atas, karena dapat memberikan keuntungan yang jauh lebih besar.

“Petani sering kali hanya menanam lalu menjual mentah. Padahal jika diolah dan dikemas dengan baik, bisa memberikan manfaat ekonomi yang besar, sekaligus menggerakkan sektor jasa,” tegasnya. (*)

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi
Baca Sebelumnya

Kota Batu Jadi Tuan Rumah SMA Taruna Creative Camp 2025

Baca Selanjutnya

Brigade Penolong 13.29 Pramuka Sumenep Tanggap Bencana, Bantu Penanggulangan Banjir di Pondok Pesantren Al-Amin

Tags:

Bupati Bondowoso Bondowoso Berkah BRK Reborn Bupati AHW KH Abdul Hamid Wahid Bondowoso Republik Kopi

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H