Bondowoso Bangkit dari Zona Merah Stunting, Kini Jadi Contoh Penanganan di Jawa Timur

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

11 Jun 2025 22:42

Thumbnail Bondowoso Bangkit dari Zona Merah Stunting, Kini Jadi Contoh Penanganan di Jawa Timur
Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Jawa Timur, prevalensi stunting di Bondowoso berhasil ditekan (Foto: Haryono/Ketik)

KETIK, BONDOWOSO – Dua tahun lalu, Bondowoso sempat menjadi sorotan karena memiliki angka stunting tertinggi di Jawa Timur. Kini, kabupaten yang dulunya berada di posisi rawan itu berhasil bangkit dan menorehkan prestasi gemilang dengan turunnya angka stunting menjadi 11,2 persen pada tahun 2024.

Perubahan signifikan ini tidak terjadi dalam semalam. Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, Anisatul Hamidah, upaya serius dan terarah menjadi kunci dari pencapaian tersebut.

“Di 2022 kami sempat berada di angka 37 persen. Itu masa yang sulit. Tapi dengan kolaborasi semua pihak, semangat pantang menyerah, dan berbagai inovasi lokal, kita bisa memangkas angka itu secara drastis,” tutur Anisatul pada Rabu, 11 Juni 2025.

Berbagai program yang lahir dari inisiatif masyarakat dan perangkat daerah menjadi pendorong utama keberhasilan ini. Program seperti “Kece Abis” dari Kecamatan Curahdami serta “Perang” dari Kecamatan Cermee menjadi contoh bagaimana inovasi berbasis lokal mampu memberikan dampak nyata.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

“Yang kami lakukan bukan hanya menjalankan instruksi dari atas, tapi juga menciptakan solusi sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Itulah yang membuat program-program kami lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Penanganan stunting di Bondowoso juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat, terutama keluarga. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan dasar yang sudah tersedia, seperti Posyandu.

“Kami ingin semua anak di Bondowoso tumbuh sehat dan cerdas. Posyandu bukan sekadar tempat penimbangan, tapi titik awal untuk memastikan anak-anak kita mendapat pemantauan dan perawatan yang layak,” jelas Anisatul.

Dengan capaian ini, Bondowoso kini menjelma menjadi contoh daerah yang mampu membalikkan keadaan melalui strategi nyata dan kemauan kolektif. Pemerintah daerah pun menargetkan angka stunting bisa ditekan lebih rendah lagi dalam waktu dekat.(*)

Baca Juga:
Tim Command Center 112 Surabaya Evakuasi Jenazah di Taman Bungkul

Baca Sebelumnya

Temu Pelaku Usaha Mbizmarket, Bupati Harda Bersyukur dengan Capaian Kabupaten Sleman

Baca Selanjutnya

Dorong Wirausaha Anak Muda, Firdaus Amir Deklarasi Maju Calon Ketum BPD HIPMI Maluku Utara

Tags:

AHW Bondowoso Bondowoso Berkah tekan stunting Dinas Sosial

Berita lainnya oleh Haryono

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

8 April 2026 22:31

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar