BNPB Pastikan Tetap Cari 49 Santri yang Dinyatakan Hilang

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

4 Okt 2025 13:53

Thumbnail BNPB Pastikan Tetap Cari 49 Santri yang Dinyatakan Hilang
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban yang masih terjebak dalam reruntuhan gedung Ponpes Al Khoziny, Sabtu, 4 Oktober 2025. (Foto: Basarnas Surabaya)

KETIK, SIDOARJO – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa hingga hari keenam pencarian korban runtuhnya bangunan tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, tercatat masih ada 49 santri yang dinyatakan hilang.

“Per hari ini, berdasarkan data yang ada, masih ada 49 orang yang belum ditemukan. Mudah-mudahan pencarian hari ini bisa lebih banyak lagi yang berhasil dievakuasi,” ujar Suharyanto kepada wartawan di lokasi pencarian, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Menurut Suharyanto, lambatnya proses identifikasi korban bukan karena minimnya upaya, melainkan karena prosedur yang harus ditempuh secara cermat oleh tim identifikasi korban bencana (DVI) dan Inafis Polri.

Setiap jenazah yang ditemukan, kata dia, tidak langsung diserahkan kepada keluarga, melainkan dibawa terlebih dahulu ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi.

“Proses identifikasi butuh waktu. Jadi setiap korban yang ditemukan langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Karena itu, keluarga terdampak juga lebih baik menunggu di rumah sakit yang sudah disiapkan tempat lebih representatif, logistik memadai, sehingga mereka bisa lebih tenang,” katanya.

Suharyanto menjelaskan bahwa sejak semalam, tim SAR gabungan sudah memfokuskan pencarian dengan pembersihan masif menggunakan alat berat. Sejumlah titik yang diduga kuat terdapat korban juga telah dipetakan.

“Tim sudah mengidentifikasi titik-titik yang dimungkinkan ada korban. Jadi setelah dibersihkan, mudah-mudahan bisa segera diambil,” ujarnya.

Puluhan alat berat, dump truk, dan crane dikerahkan di lokasi untuk mempercepat proses. Upaya pencarian juga dilakukan siang dan malam dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Terkait dinamika di lapangan, Suharyanto juga menyinggung adanya pihak-pihak yang mengaku keluarga korban namun baru datang setelah beberapa hari berlalu. Hal itu kerap menimbulkan kesalahpahaman dan anggapan bahwa proses pencarian lamban.

“Kalau keluarga inti, orang tua santri, sudah kami jelaskan sejak hari pertama. Setiap langkah yang dilakukan tim selalu dikomunikasikan dan disetujui keluarga. Tapi dalam setiap bencana, ada saja pihak yang baru datang, merasa kurang puas, lalu ingin masuk ke lokasi. Itu sebenarnya justru mengganggu proses pencarian,” tegasnya.

Suharyanto menambahkan, informasi mengenai adanya kericuhan di lokasi sebenarnya tidak benar. Menurutnya, hanya ada segelintir pihak yang mengaku kerabat korban dan belum memahami kondisi lapangan.

“Contoh kemarin diberitakan seolah ada penyerangan warga karena dianggap lambat. Padahal hanya ada dua orang yang mengaku kakaknya, datang di hari keenam, sementara sejak awal keluarga inti sudah mendukung langkah tim,” jelasnya.

BNPB memastikan bahwa pencarian korban terus dievaluasi setiap hari agar lebih efektif. Suharyanto pun meminta dukungan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak benar dan memberi ruang bagi tim gabungan untuk bekerja maksimal.

“Tentu saja ada kekurangan, ada kelemahan. Tapi setiap hari kami evaluasi dan tingkatkan. Kami mohon dukungan doa seluruh masyarakat agar pencarian ini bisa cepat selesai. Jangan sampai tim disibukkan dengan hal-hal di luar pencarian, karena prioritas kita adalah penyelamatan dan evakuasi korban,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo
Baca Juga:
Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru
Baca Sebelumnya

Bezzecchi Pecahkan Rekor, Amankan Pole di Kualifikasi MotoGP Mandalika 2025

Baca Selanjutnya

Tekankan Pentingnya Menulis Bagi Insan Pendidik, Khofifah: Abadikan Pikiran

Tags:

Basarnas Bnpb Ponpes Al Khoziny buduran sidoarjo kejadian di Sidoarjo korban reruntuhan ponpes

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar