KETIK, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar memanfaatkan Blitaria Expo 2026 sebagai etalase besar untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dan calon investor. Selama empat hari penyelenggaraan, potensi unggulan dari 22 kecamatan, produk UMKM, inovasi pelayanan publik, hingga peluang investasi ditampilkan dalam satu ruang sebagai upaya memperkuat daya saing daerah.
Blitaria Expo 2026 digelar di Playground Timur Alun-Alun Kanigoro mulai 6 hingga 9 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar. Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Blitar Rijanto didampingi Wakil Bupati Beky Herdihansah, Sekretaris Daerah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis 6 Agustus 2026.
Mengusung tema “Kabupaten Blitar Berdaya dan Berjaya” dalam rangkaian Festival Manggih Raharjo, expo tidak hanya menghadirkan pameran produk unggulan UMKM dan IKM. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga menampilkan inovasi pelayanan publik, sementara 22 kecamatan diberi ruang untuk mempromosikan potensi ekonomi, pariwisata, budaya, hingga peluang investasi di wilayahnya masing-masing.
Bupati Rijanto mengatakan, Blitaria Expo merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Blitar kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha.
“Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar dan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen membangun daerah yang berdaya, berjaya, dan berdaya saing,” ujarnya.
Baca Juga:
Kopi Jos Jiz Milik Kaji Beky Curi Perhatian di Blitaria Expo, Bidik Pasar Nasional hingga EksporMenurut Rijanto, penyelenggaraan expo diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penyelenggaraan Blitaria Expo tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengenalkan potensi Kabupaten Blitar secara lebih luas,” katanya.
Selain memamerkan produk unggulan, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai destinasi wisata, kekayaan budaya, hingga peluang investasi yang dimiliki Kabupaten Blitar. Berbagai layanan publik turut dibuka, mulai dari konsultasi kesehatan, edukasi gizi, hingga layanan informasi dari seluruh OPD.
Rijanto menambahkan, melalui expo tersebut pemerintah ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menunjukkan berbagai capaian pembangunan yang telah dilakukan.
Baca Juga:
RSUD Ngudi Waluyo Hadirkan Tes Minat Bakat Gratis di Blitaria Expo 2026, Orang Tua Diajak Kenali Potensi Anak“Melalui pameran ini, kami ingin mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Warga dapat mengenal langsung apa yang telah kami kerjakan, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik, cepat, dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Sebagai pelengkap, Blitaria Expo 2026 juga menghadirkan beragam pertunjukan seni budaya, talkshow inovasi, promosi perdagangan dan investasi, serta penampilan artis nasional Happy Asmara dan Cak Percil untuk menarik lebih banyak pengunjung.