BKAD Sleman Ingatkan Batas Jatuh Tempo Pembayaran PBB-P2 Maju 30 Juni 2024

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

12 Jun 2024 01:15

Thumbnail BKAD Sleman Ingatkan Batas Jatuh Tempo Pembayaran PBB-P2 Maju 30 Juni 2024
Kabid Penagihan dan Pengembangan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Muh Yunan Nurtrianto S.STP MSc. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Kabid Penagihan dan Pengembangan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Muh Yunan Nurtrianto S STP MSc mengingatkan masyarakat terkait batas jatuh tempo pembayaran PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan).

Jika sebelumnya jatuh tempo pembayaran PBB-P2 adalah setiap tanggal 30 September, mulai tahun 2024 diubah dan maju menjadi tanggal 30 Juni 2024.

"Memang secara turun-temurun dari dulu jatuh tempo pembayaran PBB adalah 30 September. Namun mulai tahun ini dimajukan menjadi 30 Juni," terangnya, Selasa sore (12/6/2024).

Sejumlah langkahpun dilakukan oleh jajaran BKAD Sleman sejak beberapa waktu lalu untuk mengedukasi masyarakat mengenai hal itu. Baik secara langsung melalui pertemuan-pertemuan.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Mereka telah memasang spanduk di 86 Kalurahan, 17 Kapanewon yang ada di wilayah Sleman.

Sosialisasi juga dilakukan melalui berbagai medsos, mengupload video maupun flyer di website BKAD, Kalurahan-Kalurahan serta website Pemkab Sleman.

Upaya program optimalisasi juga dilakukan, di antaranya melalui panutan pembayaran PBB-P2 oleh Wajib Pajak dengan tagihan besar, ASN, pegawai BUMD, dan Kalurahan.

Pemberian penghargaan kepada wajib pajak PBB panutan oleh Bupati Sleman akan diadakan 24 Juni 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Ada juga program pekan pembayaran dan jemput bola di tingkat RT, RW dan padukuhan.

Baca Juga:
Syawalan di Sleman, Sri Sultan HB X: Orang Arif Takut Melanggar Norma

Yunan menyebutkan, target pendapatan dari PBB-P2 Kabupaten Sleman tahun 2024 ini adalah sebesar Rp78 miliar. Namun, per 30 Mei kemarin masih di angka Rp40.631 miliar atau baru 52,09%.

Begitu pula target 7 Kapanewon (Kecamatan) bisa lunas sebelum jatuh tempo. Namun, sampai hari ini baru 1 Kapanewon yang lunas yakni Kapanewon Cangkringan.

Begitu pula dari 43 Kalurahan yang ditargetkan lunas, sampai hari ini baru 13 Kalurahan yang lunas sebelum jatuh tempo.

Belum terpenuhinya target tersebut, menurut Yunan, kemungkinan masih belum masif edukasi pada masyarakat.

Tentang majunya tanggal jatuh tempo pembayaran PBB-P2, ini berdasarkan UU No 1 Tahun 2022, PP No 25 Tahun 2022 Pasal 59 Ayat (5) dan Perda Sleman No 7 Tahun 2023 Jatuh Tempo Pembayaran Pajak PBB maju menjadi 30 Juni 2024.

Yunan Nurtrianto kembali menekankan agar masyarakat segera melakukan pembayaran pajak PBB-P2 sebelum jatuh tempo pada tanggal 30 Juni 2024 tersebut. Itu dikarenakan akan ada denda keterlambatan sebesar 1%/bulan.

Adapun pembayaran PBB-P2, sebut Yunan, bisa melalui Bapak/Ibu Dukuh setempat ataupun melalui Bank BPD DIY, BRI, BNI, Mandiri, aplikasi Lazada, Tokopedia, Shopee, Link Aja, Dana ,Gopay, QRIS dan Indomaret. (*)

Baca Sebelumnya

Ponpes Nurul Jadid Siapkan Standar Pendidikan ISO 21001

Baca Selanjutnya

Profil Kaotmilti III Surabaya Laksamana Pertama Ali Ridlo, Bergelar Doktor Ahli Hukum Militer

Tags:

UU No 1 Tahun 2022 PP No 25 Tahun 2022 Perda Sleman No 7 Tahun 2023 Jatuh Tempo Pembayaran PBB-P2 Pemkab Sleman BKAD Sleman Yunan Nurtrianto

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar