Bisa Sebabkan Kematian, Inilah Bahaya Konsumsi Obat Palsu

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

25 Jul 2024 23:30

Thumbnail Bisa Sebabkan Kematian, Inilah Bahaya Konsumsi Obat Palsu
Ilustrasi Obat Palsu. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Mungkin belum banyak orang yang tahu jika saat ini banyak obat palsu yang beredar di pasaran. Hal ini tentu menjadi masalah serius yang harus segera ditangani. Hal ini lantaran obat palsu tidak memiliki bahan aktif yang sesuai untuk mengobati suatu penyakit.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), obat palsu dikategorikan sebagai Counterfeit Medicine dan masuk dalam kelompok produk medis Substandard, Spurious, Falsely labelled, Falsified and Counterfeit (SSFFC) Medical Product.

 WHO mendefinisikan obat palsu sebagai obat-obatan yang sengaja dipalsukan, baik identitas maupun sumbernya. Sedangkan di Indonesia pemahaman terkait bahaya obat palsu masih belum optimal. 

Padahal obat palsu dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius karena dalam produksinya tidak memiliki standart medis yang sesuai aturan. Dilansir dari beragam sumber berikut ini beberapa efek yang bisa ditimbulkan oleh obat palsu:

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

1.Efektivitas Pengobatan Menurun

Obat palsu mungkin tidak mengandung bahan aktif yang dibutuhkan untuk mengobati penyakit, sehingga penyakit tidak tertangani dengan baik.

2.Reaksi Alergi dan Efek Samping 

Kandungan yang tidak sesuai atau bahan kimia berbahaya dalam obat palsu dapat menyebabkan reaksi alergi atau efek samping yang serius.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

3.Keracunan 

Beberapa obat palsu mengandung bahan beracun yang bisa menyebabkan keracunan dan kerusakan organ.

4. Resistensi Obat

Konsumsi obat palsu yang tidak efektif dapat memicu resistensi terhadap obat-obatan tertentu, hal ini membuat penyakit semakin sulit diobati.

5. Kematian

Selain menyebabkan resiko kesehatan serius, dalam kasus terberatnya obat palsu dapat menyebabkan kematian terutama jika obat tersebut digunakan untuk mengobati penyakit serius seperti infeksi bakteri atau penyakit kronis.(*)

Baca Sebelumnya

Lebar Jembatan Bailey 4 Meter, Jembatan Baru di Kedungpeluk Sidoarjo Malah 7 Meter

Baca Selanjutnya

Pj Wali Kota Madiun Pastikan Terus Kawal Pembangunan IPLT di TPA Winongo

Tags:

kesehatan Obat Palsu WHO Bahaya Zat Aktif Penyakit

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar