Bikin Tercengang! DPKP Jatim Pamerkan Inovasi Melon Kotak hingga Beras Organik

Jurnalis: Rina Dwi
Editor: Fiqih Arfani

25 Jul 2025 02:44

Thumbnail Bikin Tercengang! DPKP Jatim Pamerkan Inovasi Melon Kotak hingga Beras Organik
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Heru Suseno (kedua kiri) saat mengunjungi stan DPKP di sela Pelantikan HKTI se-Jatim di Kantor Gubernur di Surabaya, Kamis, 24 Juli 2025. (Foto : Rina/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur turut andil dalam pameran stan di Kegiatan Pelantikan 38 DPC HKTI se-provinsi setempat pada Kamis, 24 Juli 2025.

Ketua Tim Kerja Pengolahan Hasil Multicultural, Elly Kusumawati, memperkenalkan beragam olahan makanan, buah-buahan produk tani, hingga aneka jenis beras organik.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian, kata dia, di setiap stan Dinas Pertanian adalah kehadiran melon berbentuk kotak.

Elly mengungkapan bahwa melon dibentuk sejak awal pertumbuhan dengan menggunakan cetakan khusus.

Baca Juga:
Peringatan Hari Tani Nasional, Aliansi Konsolidasi Pembaruan Agraria Blitar Desak Pemerintah Lakukan Reforma Agraria Sejati

Teknik ini dilakukan ketika melon masih muda sehingga saat tumbuh besar, buah akan mengikuti bentuk kotak dari cetakan yang digunakan.

Produk beras organik juga menjadi sorotan dalam pameran ini. Berbeda dari beras biasanya, ia menyampaikan bahwa beras ini ditanam menggunakan air bersumber langsung dari alam, dengan pupuk dan pestisida organik sehingga mengurangi penggunaan bahan kimia.

Jenis beras yang ditampilkan pun beragam, mulai dari beras putih, beras merah, hingga beras hitam, yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Bondowoso dan sekitarnya.

Seluruh jenis beras organik ini ditawarkan dengan harga terjangkau, yaitu Rp25.000 per kilogram.

Baca Juga:
Dinas Pertanian Jatim Prediksi GKP 2025 Terus Naik Dibanding Tahun Sebelumnya

Tak hanya itu, terdapat pula jenis jagung yang tampak berbeda dari biasanya. Jika umumnya jagung berwarna kuning atau oranye maka jagung yang dipamerkan kali ini memiliki warna putih pucat. Jagung ini dikenal dengan nama jagung pulut.

“Jadi rasanya hampir kaya ketan,” jelas Elly.

Ia menambahkan, jagung pulut merupakan hasil tani UPT Agribisnis Dinas Pertanian, yang ditanam dengan bibit khusus.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Heru Suseno menjelaskan seluruh produk display pada stan merupakan hasil pertanian sendiri dari para kelompok tani.

“Seperti nanas dari Jember, apel dari Malang, dan belimbing dari Tulungagung,” jelasnya.

Menurutnya, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) merupakan salah satu lembaga pertanian yang memiliki peran penting dalam memberdayakan petani agar lebih cerdas, mandiri dan sejahtera.

Setelah dilantik, ia berharap para pengurus tidak hanya sekadar menjabat, tetapi benar-benar aktif dalam mendampingi petani untuk mewujudkan swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah saat ini. (*)

Baca Sebelumnya

Dorong Ekonomi Digital, Diskominfo Pemalang Gelar Pelatihan Afiliator di Wiyorowetan

Baca Selanjutnya

Bupati Sidoarjo Subandi dan BKN Komit Lakukan Akselerasi Penerapan Manajemen Talenta ASN

Tags:

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Pelantikan HKTI tani DPKP Jatim

Berita lainnya oleh Rina Dwi

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

14 Desember 2025 06:45

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

8 Oktober 2025 22:37

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

16 September 2025 18:21

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

27 Agustus 2025 17:43

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

24 Agustus 2025 08:38

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

Inovatif! ARTSUBS 2025 Pameran Seni Kontemporer Ramah Disabilitas

24 Agustus 2025 06:29

Inovatif! ARTSUBS 2025 Pameran Seni Kontemporer Ramah Disabilitas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar