KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu menargetkan peletakan batu pertama atau ground breaking Batu Sport Center di kawasan Jalibar, Desa Oro-Oro Ombo, pada tahun 2027.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyebut pembangunan fasilitas tersebut sebagai upaya menyediakan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk beraktivitas dan mengembangkan minat di bidang olahraga.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini meminta dukungan masyarakat agar rencana pembangunan pusat olahraga tersebut dapat terealisasi sesuai harapan.

Kehadiran Batu Sport Center diharapkan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan olahraga bagi anak-anak muda.

“Mohon doanya, nanti di tahun 2027 kita akan groundbreaking sport center yang ada di Jalibar. Semoga ini juga menjadi bagian komitmen kami memberikan ruang bagi anak-anak untuk beraktivitas, terutama di bidang olahraga,” ujarnya, pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Baca Juga:
Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Wali Kota Batu Cak Nur: Maju Teknologi, Jangan Lupa Jati Diri

Batu Sport Center direncanakan memiliki beragam fasilitas olahraga, mulai dari mini soccer, bola basket, bulu tangkis, futsal, lintasan joging, tenis, hingga sarana olahraga elektronik atau e-sport yang lengkap dengan layar lebar.

“Kita desain sebaik mungkin karena ini sudah berskala standar internasional,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Batu menjajaki pengembangan Batu Sport Center di kawasan Jalibar melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan PT Surya Sarana Sentosa pada Senin, 19 Oktober 2026.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendorong pengembangan wisata olahraga atau sport tourism di Kota Batu.

Baca Juga:
Wali Kota Cak Nur Berangkatkan Atlet Kota Batu ke Popda dan Peparpeda Jatim 2026, Target Prestasi Membanggakan!

Nurochman berharap fasilitas olahraga tersebut dapat melengkapi destinasi wisata yang telah ada, meningkatkan jumlah kunjungan, serta memperpanjang lama tinggal wisatawan. Manfaat itu diharapkan terasa tidak hanya pada akhir pekan, tetapi juga pada hari kerja.

“Kami berharap kehadiran Sport Center ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Karena itu, konsep dan desainnya perlu dikaji bersama agar mendukung pengembangan pariwisata Kota Batu,” ungkapnya.

Ia juga berharap kesepakatan dengan pihak pengembang dapat menjadi kemitraan strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT Surya Sarana Sentosa, Wishnu Widyatomo, menegaskan bahwa pengembangan Batu Sport Center akan memperhatikan ketentuan dan mekanisme hukum yang berlaku.

“Seluruh tahapan pengembangan dipastikan memenuhi ketentuan dan mekanisme hukum yang berlaku, didukung kajian serta konsultasi agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” kata Wishnu.