Beredar Gambar RSUD Raja Ampat Ditutup Paksa dengan Spanduk, Dirut RSUD: Pelayanan Jalan Terus

Jurnalis: Moh. Awin Macap
Editor: M. Rifat

3 Agt 2024 07:32

Thumbnail Beredar Gambar RSUD Raja Ampat Ditutup Paksa dengan Spanduk,  Dirut RSUD: Pelayanan Jalan Terus
Satu buah spanduk dibentangkan di teras Gedung IGD RSUD Raja Ampat (2/8/2024) (Foto: Dok. Warga)

KETIK, RAJA AMPAT – Otoritas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Raja Ampat menegaskan bahwa pelayan di RSUD tetap berjalan optimal. Meskipun sebelumnya beredar luas di media sosial gambar satu buah spanduk yang bertuliskan pelayanan kesehatan RSUD ditutup.

Spanduk itu terpasang tepat di depan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raja Ampat. Spanduk tampak dibentangkan dengan bertuliskan sejumlah poin yang disinyalir melatarbelakangi aksi dari sejumlah oknum yang diduga petugas di RSUD.

Berikut adalah poin tuntutan yang tertulis:

  1. Keterbatasan obat dan Alat kesehatan
  2. Tidak bisa Transfusi darah 
  3. Ketidaksesuaian pembayaran hak pegawai
  4. Belum dibayarkan insentif dokter spesialis, dokter umum kontrak maupun PNS Nakes dan non Nakes
  5. Belum dibayarkan uang jaga dokter IGD
  6. Belum dibayarkan uang BPJS umum dan BPJS Covid.

Kendati demikian, Pihak otoritas RSUD menyatakan bahwa pelayan kesehatan tetap berjalan normal seperti biasanya. Pernyataan ini ditegaskan oleh Direktur RSUD Raja Ampat, Meidy Maspaitella, saat ditemui awak media di RSUD, Jumat (2/8/2024).

Baca Juga:
Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim, Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

"Saya Meidy Maspaitella, Direktur RSUD Raja Ampat menyampaikan kepada seluruh masyarakat Raja Ampat, baik yang ada Waisai atau yang ada di kampung-kampung, bahwa RSUD Raja Ampat tetap dan terus melayani dengan segala kekurangan dan kelebihan kami," ujar Meidy Maspaitella.

Terkait dengan aksi penutupan pelayanan kesehatan RSUD, Meidy menerangkan, bahwa untuk BPJS tahun 2023 sudah dibayarkan. Sementara untuk BPJS tahun 2024 ini terdapat beberapa kendala terkait dengan regulasi.

Dijelaskan, regulasi untuk BPJS tahun 2024, semua masih dalam tahapan pendampingan dari Asosiasi Rumah Sakit Indonesia (Arsada). Meidy pun menjelaskan bahwa Arsada merupakan sebuah asosiasi besar Indonesia.

"Kenapa saya dengan Arsada, karena kami boleh di Kabupaten, tapi standar kami adalah nasional. Posisi kami (RSUD) belum BLUD dan Arsada mendampingi kami juga untuk proses BLUD, sekarang ini semua sementara berjalan," jelasnya.

Baca Juga:
Pokir 20 Anggota DPRD Raja Ampat Terancam Tidak Masuk SIPD, Kadafi: Silakan Atur Pemerintahan Ini Sesuka Hati Kalian

Lebih lanjut Meidy mengatakan, jika aturan dari BLUD itu keluar dan sudah pasti sistem renumerasi untuk pembayaran BPJS itu juga akan terjawab. Sementara terkait kekurangan stok obat, Meidy mengaku tak bisa memungkiri hal tersebut.

Namun dia kembali menekankan bahwa kekurangan itu harus ditambahkan dan bukan untuk dikurangi.

"Kekurangan itu harus ditambahkan dan bukan untuk dikurangi. Kami pemerintah berusaha untuk memberikan pelayanan yang maksimal," tandas Direktur RSUD Raja Ampat,Meidy Maspaitella.(*)

Baca Sebelumnya

Disambangi Unair, Masyarakat Desa Tebel Jombang Diberi Pelatihan Finansial dan Kesehatan Mental

Baca Selanjutnya

Keren! Aplikasi 'Ayo Bekerja' Disnaker Situbondo Jadi Solusi Bagi Para Pencari Kerja

Tags:

RSUD Raja Ampat Aksi Penutupan Pelayanan kesehatan Direktur RSUD Meidy Maspaitella Kabupaten Raja Ampat

Berita lainnya oleh Moh. Awin Macap

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

13 Oktober 2025 19:47

Progres Persiapan Festival Pesona Raja Ampat dan Gemar Ikan Capai 95 Persen

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

6 Oktober 2025 17:10

Port of Waisai Operasional Perdana, Dipantau Langsung Wabup Raja Ampat

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

19 Juli 2025 17:45

Fantastic! Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Binaan PT Gag Nikel Masuk Kategori Gold di Asia Arst Festival

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

18 Juli 2025 09:01

PT Gag Nikel Gandeng Sanggar Tari Mbilin Kayam Raja Ampat Tampil di Asia Arts Festival Singapore

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim,  Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

9 Juli 2025 07:32

Serapan Anggaran APBD Raja Ampat 2025 Minim, Otsus Belum Terealisasi, Silpa Rp55 Miliar Bertambah

Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark

9 Juni 2025 07:05

Anggota DPRD Raja Ampat: Kunjungan Bahlil Settingan, Bukan ke Area Tambang di Kawasan Geopark

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar