KETIK, GRESIK – Beragam jajanan menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

Di Gresik, salah satu kedai yang menawarkan olahan aci dan cilok adalah Kedai Cilokbaa yang berada di Jalan Usman Sadar Nomor 22, Pekelingan, Gresik.

Kedai Cilokbaa menyajikan berbagai menu berbahan dasar aci, dengan cilok sebagai salah satu menu utamanya.

Selain cilok, pelanggan juga dapat menikmati ceker, indomie nyemek, serta olahan aci rangu seperti Aci Rangu Rawit (Cirawit) dan Aci Rangu Bawang (Cirawang).

Pemilik Kedai Cilokbaa, Khofifah (28), mengatakan usaha tersebut awalnya dibangun untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Ia kemudian mencoba membuat cilok dengan resep sendiri dan memberikan tester kepada teman-temannya.

Baca Juga:
Ajak Tambah Suara PAN di Pemilu 2029, Viva Yoga: Kekuatan Partai Diukur dari Jumlah Kursi di Senayan

“Awalnya karena kebutuhan ekonomi, terus coba buat sendiri dan kasih tester buat teman-teman, lalu disarankan teman-teman saya buat jualan cilok ini,” tutur Khofifah.

Ide tersebut bermula ketika Khofifah ingin mencicipi cilok yang dilihatnya melalui media sosial. Namun, karena lokasi penjualnya cukup jauh, ia memilih mencoba membuat sendiri.

“Awalnya saat itu karena saya sedang ingin makan Cilokba yang lewat di sosmed, karena jauh akhirnya inisiatif saya mencoba membuat cilok dengan resep saya sendiri lalu terpikirkan untuk menjual cilok ini, awalnya saya tester ke teman saya dan teman saya menyarankan untuk menjualnya secara online hingga akhirnya bisa membangun stand saya sendiri,” ujarnya.

Tampak depan kedai makanan cilokbaa, Jalan Usman Sadar, Kemuteran, Pekelingan, Gresik pada Kamis, 20 Agustus 2026 (Foto: Risma Nur Intan Anda Rini/ketik.com)

Baca Juga:
Unik! Serasa di Istana Negara, Balai Desa di Gresik Ini Jadi Lokasi Resepsi HUT ke-81 RI

Khofifah mulai berjualan pada 2019 dengan sistem penjualan secara online. Setahun kemudian, tepatnya pada 2020, ia resmi membuka kedainya sendiri.

Nama Cilokbaa merupakan singkatan dari “Cilok Barokah”.

Nama tersebut dipilih dengan harapan usaha yang didirikannya dapat membawa keberkahan.

Menurut Khofifah, salah satu keunikan menu Cilokbaa terletak pada bumbu yang diraciknya sendiri. Cilok yang ditawarkan juga memiliki sejumlah varian isian, mulai dari keju, gajih, telur puyuh hingga dadar.

Selain itu, tersedia menu mie dengan racikan khas Cilokbaa, seperti Mie Cilok (Mielok), Mie Ceker (Mieker), dan Mie Komplit yang merupakan perpaduan cilok dan ceker. Kedai tersebut juga memiliki menu Aci Rangu Rawit (Cirawit) dan Aci Rangu Bawang (Cirawang) yang dapat disajikan dengan kuah maupun bumbu kacang.

Menu yang paling banyak diminati pelanggan adalah indomie komplit. Menu tersebut berupa indomie dengan tambahan bumbu khas Cilokbaa, cilok, ceker, sayur dan telur ceplok.

Harga makanan di Kedai Cilokbaa juga relatif terjangkau, yakni berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000.

Dua porsi cilok mix (cilok ceker) beserta minuman disajikan Kedai Cilokbaa, Usman Sadar, Kemuteran, Pekelingan, Gresik pada Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: Risma Nur Intan Anda Rini/ketik.com)

Salah satu pelanggan, Vivi (25), mengatakan tekstur cilok yang disantapnya terasa kenyal.

Ia juga menilai bumbu kuah yang digunakan memiliki cita rasa berbeda dibandingkan cilok yang pernah dicicipinya.

“Cilok nya kenyal dan bumbu kuahnya medok dan berbeda dari bumbu² cilok yang pernah kumakan sebelumnya,” tutur Vivi.

Pelanggan lainnya, Vina (25), turut memberikan penilaian terhadap menu Cirawit dan Cirawang.

Menurutnya, kuah kedua menu tersebut memiliki rasa yang enak dengan tekstur aci yang kenyal.

“Cirawit dan cirawang kuah nya enak, rangu bawang dan rawit nya juga kerasa, kenyal dan tidak terlalu berasa tepung banget jadi mantap banget sih menurut aku, tidak pelit bumbu juga, bumbu rempah nya medok jadi tambah the best,” tutur Vina.

Kedai Cilokbaa tidak hanya melayani pelanggan yang datang langsung.

Makanan juga dapat dipesan secara daring melalui aplikasi ShopeeFood dan GoFood.

Kedai tersebut buka setiap Selasa hingga Minggu, mulai pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB.(*)