KETIK, BATU – Rencana pemasangan CCTV atau kamera pengawas di Jembatan Kembar Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, terkendala minimnya sinyal di kawasan tersebut yang masih tergolong blank spot.
Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman, mengungkapkan bahwa wilayah Cangar yang berada di kawasan hutan dan dataran tinggi masih tergolong blank spot, sehingga menyulitkan pemasangan perangkat berbasis jaringan.
“Di lokasi tersebut sinyal hampir tidak ada. Untuk komunikasi telepon saja sangat sulit, sehingga pemasangan CCTV menjadi terkendala,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menambahkan, selain faktor jaringan, kondisi geografis yang berada di tengah kawasan hutan juga menyulitkan apabila harus dilakukan penarikan kabel sebagai alternatif instalasi.
“Medan di sana cukup berat karena berada di kawasan hutan, sehingga tidak mudah jika harus menarik jaringan kabel,” imbuhnya.
Baca Juga:
Dua Warga Kota Batu Tewas Diduga Keracunan Minuman Racik, Polisi Tunggu Hasil Labfor Polda JatimPadahal, keberadaan CCTV dinilai penting sebagai salah satu langkah preventif untuk menekan potensi aksi bunuh diri yang belakangan ini terjadi di kawasan tersebut.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Sumberbrantas mendorong Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur untuk segera mengambil langkah alternatif, salah satunya dengan pemasangan pagar pengaman di sekitar jembatan.
Sementara itu, Pemerintah Kota Batu sebelumnya telah menyiapkan sejumlah upaya pencegahan, mulai dari rencana pemasangan CCTV, penambahan pagar pengaman, peningkatan patroli Satpol PP, hingga perbaikan penerangan jalan di kawasan Jembatan Kembar Cangar.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut penting dilakukan demi meningkatkan keamanan fasilitas publik.
Baca Juga:
SPPG Sidomulyo 1 Kota Batu Buka Loker Asisten Lapangan, Ini Syaratnya“Upaya ini penting agar fasilitas umum lebih aman dan tidak disalahgunakan untuk tindakan yang membahayakan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun lokasi tersebut merupakan jalan provinsi, Pemerintah Kota Batu tetap berkomitmen mengutamakan keselamatan masyarakat dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur terkait rencana pembangunan pagar pengaman tambahan, baik berupa railing tinggi maupun jaring pengaman di titik-titik rawan,” tegasnya.
Meskipun statusnya jalan provinsi, tambahnya, keselamatan warga tetap menjadi prioritas. Pihaknya tidak bisa hanya berpangku tangan karena persoalan kewenangan
Diketahui, dalam kurun waktu April hingga Maret, telah terjadi dua kasus bunuh diri di Jembatan Kembar Cangar. Peristiwa pertama melibatkan seorang pemuda berinisial MMA (24) asal Mojokerto pada 31 Maret 2026.
Sementara kejadian kedua terjadi pada 23 April 2026, melibatkan pemuda berinisial DPW (24) asal Lumajang. Keduanya mengakhiri hidup dengan cara melompat dari jembatan tersebut. (*)