Bendera Partai Dibakar, PDI Perjuangan Kabupaten Malang Meradang

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

25 Jan 2024 10:43

Thumbnail Bendera Partai Dibakar, PDI Perjuangan Kabupaten Malang Meradang
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir. (Foto : Dok PDI Perjuangan Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – PDI Perjuangan Kabupaten Malang saat ini tengah meradang. Karena bendera partai yang berkibar di RT 04 RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang dibakar oleh Ketua RT setempat, berinisial H.

Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Gakumdu Bawaslu Kabupaten Malang. Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir mengatakan, pihaknya mengultimatum kepada aparat penegak hukum, terkhusus Polres Malang agar segera menuntaskan kasus ini.

"Apabila dalam hitungan 3x24 jam tidak ada penanganan dan tanggapan dari Polres terkait laporan kami, maka seluruh kekuatan PDI Perjuangan Kabupaten Malang akan turun ke jalan menuntut keadilan," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima media online nasional ketik.co.id, Kamis, (25/1/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa mental kader PDI Perjuangan adalah pejuang. Karena sudah ditempa dengan ideologi Pancasila 1 Juni dan ajaran Sukarnois sehingga terbentuk karakter idealis, bukan pragmatis.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

"Jadi mati demi menjaga kehormatan partai, menjaga kehormatan bangsa dan negara adalah suatu keniscayaan," tegas Adeng sapaan akrabnya.

Menurutnya, perkara pembakaran bendera tersebut sejatinya memang sudah dilaporkan kepada Bawaslu dan sedang diproses di Gakkumdu, serta selanjutnya tim hukum PDI Perjuangan dalam hal ini BBHAR juga membuat pengaduan ke Polres Malang. Peristiwa pembakaran bendera diduga dilakukan pada Minggu, (21/1/2024).

"Harapan kami, Polres Malang segera menindaklanjuti pengaduan kami. Permasalahan ini buat kami tidak bisa disederhanakan hanya soal dukung mendukung kontestan pemilu," terangnya.

Kata Adeng, bendera itu simbol partai, partai rumah ideologi. Dan menjaga simbol partai adalah menjaga kehormatan. "Sehingga, tindakan membakar bendera partai sama halnya dengan menginjak-injak ideologi dan kehormatan kader PDI Perjuangan," ungkapnya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Lebih jauh, Adeng mendorong Polres Malang harus mengambil sikap tegas dalam perkara pembakaran bendera itu. Menurutnya, aksi pembakaran bendera membuat geram seluruh lapisan kader banteng di Kabupaten Malang.

"Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polres Malang merupakan sebuah institusi penegak hukum yang berkewajiban mengambil langkah hukum segera. Jangan mengulur waktu, harus memiliki since of crisis," ucapnya

Karena, lanjut ia, struktural partai dari tingkatan anak ranting sampai PAC, kader dan simpatisan sudah berhimpun meminta ijin kepada DPC mau meluruk Polres Malang.

"Hanya masih kami tahan. Kami masih percaya AKBP Putu Kholis Aryana selaku Kapolres Malang akan bersikap netral dengan memprosesnya segera," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Resmikan Barbershop, Kapolres Batu Ajak Anggota Tampil Fresh

Baca Selanjutnya

Kasus Penyerangan Rumah di Gayungan Surabaya, Ini Ternyata Penyebabnya

Tags:

PDI Perjuangan Kabupaten Malang Kabupaten Malang Bendera Partai Dibakar Bendera PDIP dibakar AKBP Putu Kholis Aryana Polres Malang Gakkumdu

Berita lainnya oleh Gumilang

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H