KETIK, JEMBER – Gerak jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) digelar hari ini Sabtu (25/11/2023). Belasan ribu peserta diberangkatkan dari Alun-alun Kecamatan Tanggul sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka akan berjalan sepanjang 36 km sampai finish di Alun-alun Jember.

Bupati Jember Hendy Siswanto melepas 11.119 orang dengan gegap gempita peserta Tajemtra rangkaian Hari Jadi Jember yang ke-95. Dalam sambutannya Bupati mengingatkan peserta dan penonton Tajemtra untuk tidak meninggalkan shalat fardhu bagi umat islam.

"Perjalanan Tajemtra ini akan memakan waktu 5-6 jam, saya ingatkan kepada peserta beragama islam jangan lupa shalat. Sepanjang jalan ada banyak masjid dan mushola yang bisa dipakai," katanya saat melepas peserta.

Dia menyebut, peserta yang terlibat dalam Tajemtra 2023 tidak hanya dari unsur masyarakat umum, tetapi juga pelajar, dan berbagai instansi swasta, maupun pemerintah.

Adapun peserta dari luar Kabupaten Jember yang terdaftar, seperti Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Surabaya, Probolinggo, Mojokerto, Bogor, Jakarta pusat, Kediri, Purwokerto, Papua, Kalimantan Selatan, kalimantan Barat, Batam, Riau, dan banyak lainnya dari berbagai daerah. 

Baca Juga:
Kwarda Pramuka Jatim-Unusa Kolaborasi Siapkan Gen Z Tangguh, Soroti Mental hingga Lingkungan

Gelaran Tajemtra merupakan kegiatan kearifan lokal yang patut untuk dilestarikan. 

Tentunya bisa menjadi daya tarik wisata dan berdampak positif bagi perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

Salah satu peserta asal Lumajang, Erna Yuliani mengaku kali kedua dirinya mengikuti Tajemtra. "Saya sendirian, kali ini temanya Punakawan," ucapnya saat berjalan dari titik start.(*)

Baca Juga:
Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, Pemkab Promosikan Wisata dan UMKM Lokal