KETIK, GRESIK – Di bawah terik matahari yang perlahan meredup, pemandangan tak biasa tersaji di Dusun Slempit, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean di Kabupaten Gresik pada Rabu, 6 Mei 2026.

Terlihat sosok Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigadir Jenderal TNI Kohir turun langsung ke lokasi pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT), menyatu bersama warga tanpa sekat.

‎Dengan tangan yang tak ragu menyentuh pasir dan semen, jenderal bintang satu itu ikut mengaduk campuran material. Gerakannya tegas, terarah bukan sekadar simbolis, tetapi benar-benar bekerja.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir saat mengaduk material yang digunakan untuk membangun Desa Slempit di Kabupaten Gresik pada Rabu, 6 Mei 2026. (Foto: Penrem 084/BJ)

‎Di sampingnya, warga mengikuti setiap langkah dan gerakan tangan Danrem sambil menyimak dengan saksama cara mencampur yang benar agar menghasilkan adukan kuat dan merata.

Baca Juga:
Bangun Satuan “MANTAP”, Danrem 084/BJ Tekankan Kepedulian Setiap Lini Prajurit

“Harus rata, jangan asal campur. Kalau kuat, manfaatnya bisa dirasakan lama oleh warga,” ujar Brigjen Kohir singkat sembari terus mengayunkan cangkulnya.

‎Didampingi Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, kehadiran sang jenderal bukan hanya memberi semangat, tetapi juga menjadi contoh nyata bahwa pembangunan desa adalah kerja bersama.

‎Momen itu menjadi lebih dari sekadar kegiatan fisik. Ia menjelma menjadi simbol kebersamaan, TNI dan rakyat berdiri sejajar, bekerja dalam satu tujuan, membangun harapan, satu adukan demi adukan. (*)

Baca Juga:
Doa-Doa Panjang Sampai ke Langit! Dinding Rumah Sri Cendani Kini Tak Lagi Rapuh